Penentuan Jadwal Pemilu Mutlak Di Tangan KPU - Waspada

Penentuan Jadwal Pemilu Mutlak Di Tangan KPU

  • Bagikan
Anggota Komisi II DPR RI dari F PDIP Junimart Girsang (Waspada/Andy Yanto Aritonang )

JAKARTA (Waspada): Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang mengatakan penentuan jadwal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berada ditangan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu sesuai dengan UUD 1945 Pasal 22E, UU Pemilu Pasal 167 dan putusan Mahkamah Konsitusi (MK) No. 92 Thn 2016, bahwa Pemilu diselenggarakan oleh KPU yang bersifat nasional, tetap dan mandiri.

“Otoritas penentuan jadwal Pemilu mutlak berada ditangan KPU. Pasal 167 UU Pemilu secara tegas menyebutkan bahwa penentuan hari, tanggal dan waktu pemungutan suara ditentukan oleh KPU dengan keputusan KPU,” kata Junimart, melalui relis yang diterima di Jakarta, Kamis (18/11).

Kemudian jelas wakil rakyat dari daeah pemilihan Sunatra Utara II ini, jadwal dari KPU tersebut akan dibawa dan dikonsultasikan di Komisi II DPR RI bersama Kementerian dalam negeri ( Kemendagri) adan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) .

“Artinya jadwal Pemilu yang sudah ditentukan oleh KPU sifatnya hanya sebatas konsultasi saja di DPR RI yang selanjutnya ditindaklanjuti KPU dengan pemaparan pra tahapan, tahapan dan seterusnya hingga pemungutan, penghitungan kertas suara hasil coblosan dan pengumuman hasil pemungutan hingga penetapan,” terang Junimart.

Politikus PDI Perjuangan itu melanjutkan, konsultasi dengan DPR RI dan Pemerintah dalam membuat peraturan KPU (PKPU) tidak mengikat. Artinya, apa yang diusulkan Komisi II DPR atau Pemerintah sifatnya hanya sebatas usulan.

“Komisi II DPR RI wajib fokus mengkritisi dasar penentuan jadwal hingga tahapan hasil akhir Pemilu sesuai dengan tujuan dari Pemilu itu sendiri. KPU dan penyelenggara Pemilu harus independen, tidak bisa diintervensi,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Junimart menyampaikan, waktu tahapan Pemilu 2024 nanti bisa saja dipersingkat tanpa mengurangi proses dan nilai Pemilu itu sendiri. Menurutnya, hal itu mengingat situasi dan kondisi saat ini. (J05)

  • Bagikan
Search and Recover