Scroll Untuk Membaca

Nusantara

Pekerja Perempuan Kunci Kesejahteraan dan Penurunan Stunting

Pekerja Perempuan Kunci Kesejahteraan dan Penurunan Stunting
Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, DR. Drs. Wahidin. M.Kes, dan Presiden Direktur PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia (SAM) Nozomi Kawasaki bersama karyawan PT SAMI di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/6/2024). Waspada/Hasriwal AS

SEMARANG (Waspada) : Ribuan karyawan pabrik mendapat bhakti sosial (bhaksos) berupa IUD (Intra-Uterine Device) atau KB spiral dan KB implan atau alat kontrasepsi untuk pekerja perempuan di industri komponen otomotif PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia (SAMI) dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas ) ke-31, di kawasan Tugurejo Semarang, Jawa Tengah.

“3000-an karyawan PT SAMI, 80 persennya adalah perempuan, sangat tepat dalam program keluarga berencana (KB),” kata Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), DR. Drs. Wahidin. M.Kes, mewakili Kepala BKKBN dr. Hasto, saat acara ‘Baksos Pelayanan KB’ kepada ribuan karyawan PT SAMI, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/6/2024).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pekerja Perempuan Kunci Kesejahteraan dan Penurunan Stunting

IKLAN

Menurut Wahidin, dengan ber-KB nya maka diharapkan dengan menunda kehamilan mengurangi cuti melahirkan hingga produktivitas pekerja meningkat.

Jumlah dua anak kata Wahidin, juga relatif dapat memenuhi kebutuhan keluarga para pekerja dan kontrol pertumbuhan kependudukan juga sangat penting. Bila produktifitas kerja tidak baik maka berimbas ke perusahaan yang tidak sehat.

“Harapannya, produktivitas karyawan meningkat juga berkontribusi dengan perusahaan, sehingga hubungan kerja baik dan perusahaan juga dapat lebih mensejahterakan pekerjanya,” terangnya.

Lebih lanjut Wahidin mengatakan kesejahteraan pekerja dapat lebih baik dengan mengatur kelahiran anak banyak keuntungan.

“Meningkatkan kesejahteraan karyawan, gaji bukan satu satunya, tapi pendekatan keluarga terutama karyawan perempuan kunci mengatur kelahiran dan jumlah anak. Banyak keuntungan dengan anak dua, lebih sehat, produktif, dan bisa menurunkan angka stunting,” ungkapnya.

Sementara, Presiden Direktur PT SAMI, Nozomi Kawasaki, mengatakan modal utama dalam bekerja adalah kesehatan karyawan. Karena itu, PT SAMI sangat mendukung program BKKBN khususnya untuk para pekerja perempuan.

“Dengan kesehatan, karyawan juga akan bekerja lebih baik dan produktivitas perusahaan juga dapat meningkat,” kata Nazomi.

Nazomi sangat yakin program BKKBN ini akan lebih maju termasuk kesehatan di Indonesia.

“Terima kasih telah memberikan bantuan untuk karyawan SAMI. Saya sangat yakin Indonesia dapat kemajuan termasuk kesehatan, termasuk karyawan SAMI,” kata Nazomi. (j01)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE