JAKARTA (Waspada): Presiden Republik Indonesia Kelima Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa menjaga kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian khusus di tengah isu perubahan iklim saat ini. Terlebih, belakangan ini terjadi fenomena gelombang panas akibat pemanasan global (global warming) hampir diseluruh dunia.
Megawati pun turut menaruh perhatian khusus terhadap proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Menurutnya, sejatinya pembangunan IKN harus berjalan dengan baik dan tetap memperhatikan ekosistem guna menjaga kelangsungan lingkungan.
Hal itu sering disampaikan Megawati kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) diberbagai kesempatan. Ia pun meminta Presiden Jokowi untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam proses pembangunan IKN. Artinya, seberapa serius Indonesia harus menjaga kelestarian lingkungan.
“Ini menjadi perhatian saya, yang saya katakan juga pada presiden. Jangan nanti ketika pembangunan IKN itu tidak terencana dengan baik,” kata Megawati dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/5/2023).
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menjelaskan, bahwa Kalimantan Timur yang menjadi daerah lokasi IKN Nusantara memiliki tanaman lokal yang perlu dijaga.
Secara khusus, Megawati juga mengingatkan pentingnya penanaman pohon kembali atau reboisasi di lingkungan IKN. Karena, akan ada spesies flora dan fauna yang harus tetap hidup di kawasan IKN.
Bagi Megawati, pembangunan IKN tentu akan memotong banyak pohon di kawasan hutan di sana.
“Kalau itu banyak yang terpotong, sudahkah ada tempat pembibitan
(nursery)?. Katanya ada, nanti saya suruh lihat,” ujar Megawati.
Ketua Dewan Pengarah BRIN ini ingin memastikan agar reboisasi yang dilakukan harus sesuai dengan tanaman lokal yang telah terpotong sebelumnya.
Pasalnya, Kalimantan dipenuhi banyak tanaman khas atau endemik yang hanya bisa tumbuh di lokasi tersebut.
“Tapi sebagai Ketua Pengarah BRIN, apa tanaman tempat pembibitan itu sudah sesuai pengganti tanaman lokal yang terpotong karena pembangunan,” urai Megawati.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan pembangunan pertama IKN akan dimulai di kawasan pusat inti pemerintahan. Yakni, dengan melakukan revitalisasi dan reboisasi hutan.
“Diawali dengan merevitalisasi dan mereboisasi hutan terlebih dahulu,” kata Jokowi.
Setelah reboisasi hutan, hal selanjutnya yang dilakukan yakni pembangunan infrastruktur dasar, komplek pemerintahan, perkantoran, dan perumahan beserta sarana dan prasarananya.
Sedangkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan, ada empat tipe vegetasi yang ditanam di area IKN.
Tipe vegetasi itu termasuk tanaman jenis endemik dan tumbuhan asli di wilayah sekitar IKN. Yakni spesies endemik, spesies asli, penangkal nyamuk, dan tanaman yang menjadi konsumsi hewan.
Pengembangan IKN, yang mengusung konsep Hutan Kota, mempertimbangkan manajemen lanskap dan biodiversitas sehingga dapat kembali menjadi habitat alami flora dan fauna endemik wilayah di Kalimantan Timur itu. (irw)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.