Waspada
Waspada » Mega Serahkan Bibit Pohon Kepada Calon Kepala Daerah Dari PDIP
Nusantara

Mega Serahkan Bibit Pohon Kepada Calon Kepala Daerah Dari PDIP

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan bibit pohon kepada calon bupati petahana Kabupaten Samosir Rapidin Simbolon. Waspada/Istimewa

JAKARTA (Waspada): Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyerahkan satu bibit pohon kepada setiap para calon kepala daerah yang diusung partai itu di Pemilu Serentak 2020. Pohon itu merupakan simbol bahwa para calon kepala daerah harus merawat alam dan lingkungannya ketika menjadi pemimpin di daerah.

Pohon itu diberikan Megawati kepada lima orang calon kepala daerah mewakili 49 pasangan yang diumumkan PDIP, Rabu (19/2).

Selain diberikan rekomendasi, para pasangan juga dibekali oleh-oleh berupa bibit tanaman. Yang dimaknai bahwa ini sejalan dengan hasil Rakernas I PDIP beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurut Megawati, para calon kepala daerah dari PDIP harus mau jujur soal kerusakan alam yang terjadi. Dan kerusakan itu justru karena abainya diri sendiri.

“Kenapa dunia makin rusak? Sebetulnya akibat ulah manusia sendiri. Misal di Sumatera, ada pembalakan kayu. Jangan malu, buka saja bahwa ada memang di sana. Minta orangnya ditangkap,” kata Megawati.

Megawati, menuturkan, bukan hal mengherankan saat ini terjadi banjir dan muncul dimana-mana. Menurut dia, hal itu terjadi akibat ada yang salah dari perlakuan manusia terhadap alam.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pemberian bibit pohon kepada para calon kepala daerah merupakan sebuah bentuk komitmen untuk merawat bumi.

Menurut dia, pemberian pohon ini senapas dengan tema rakernas I PDIP lalu yang mengangkat tema soal jalur rempah dan pangan nasional. Hal itu terinspirasi dari Megawati yang memiliki concern khusus yang sangat besar terhadap merawat bumi. Bahkan ruangan acara pengumuman itu didisain dengan begitu banyak bibit pohon di seluruh titik-titik ruangan.

Hasto menegaskan, Gerakan Mencintai Bumi yang dipelopori PDIP itu harus diimplementasikan oleh para kepala daerah yang diusung. Kinerja mereka akan juga diukur dengan seberapa banyak pohon yang mereka tanam serta seberapa panjang sungai serta banyaknya mata air yang dirawat di wilayahnya masing-masing.

“Nantinya semua itu juga akan diperjuangkan oleh kepala daerah, kita minta implementasikan,” katanya.

Selain pemberian bibit pohon, para calon kepala daerah itu juga berikrar Dasa Prasetya Partai. Ikrar yang sama juga pernah diucapkan oleh para kader PDIP seperti Joko Widodo, Tri Rismaharini, Djarot Saiful Hidayat, dan Ganjar Pranowo.

Hasto mengisahkan bahwa Jokowi dan Djarot adalah para kepala daerah partainya yang dulu bersama pimpinan partai melakukan evaluasi paska 2004. Saat itu, sebagai jawabannya, dirumuskan Hasta Prasetya Partai yang wajib menjadi janji bagi para calon kepala daerah partai itu.

“Pada 2010, disempurnakan menjadi Dasa Prasetya Partai,” kata Hasto.

Ketua DPP PDIP Sukur Nababan lalu memandu para calon kepala daerah itu saat berikrar. (irw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2