Waspada
Waspada » Masa Sulit, Mensos Juliari Ajak Jajarannya Makin Melayani
Nusantara

Masa Sulit, Mensos Juliari Ajak Jajarannya Makin Melayani

Mensos Juliari Batubara dan Andy F Noya dalam diskusi interaktif lewat daring, kemarin.

JAKARTA (Waspada): Tahun ini, tantangan akibat pandemi begitu besar. Peran Kementerian Sosial sebagai leading sector dalam penanganan pandemi bidang penyediaan jaring pengaman sosial (JPS) pun semakin menantang.

“Sejalan dengan dampak luar biasa akibat pandemi, tugas Kemensos juga tidak mudah. Karena itu saya menyerukan kepada jajaran saya untuk terus memperkuat sinergi dalam melayani masyarakat,” ujar Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam acara Virtual Town Hall Meeting yang digelar secara daring, kemarin.

Acara Virtual Town Hall Meeting turut dihadiri oleh jurnalis senior, Andy F. Noya, selaku narasumber.

Anggaran Kemensos terus meningkat sejalan dengan tugas penanganan dampak pademi Covid-19, di bidang JPS. Dari Pagu Indikatif sebesar Rp62,7 triliun, terus mengalami peningkatan menjadi Rp104,4 triliun, Rp124 triliun, dan yang terkini anggaran Kemensos sebesar Rp134,008 triliun atau terbesar dari seluruh kementerian dan lembaga.

Di lain pihak, tugas bidang JPS dalam bentuk bantuan sosial itu juga harus bisa sampai kepada masyarakat terdampak, dalam waktu segera. Karena pandemi membuat jutaan orang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup akibat lapangan pekerjaannya yang tidak bisa bertahan.

Namun bagi Mensos Juliari, justru kondisi ini merupakan ladang bagi tugas mulia untuk membantu masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Kita tidak menyangka di tahun 2020 ini, ada bencana dahsyat dimana peran Kemensos sangat fundamental dalam hal perlindungan sosial terhadap masyarakat,” kata Juliari.

Sebagai catatan, 25 Oktober 2020 mendatang, tepat setahun masa jabatan Juliari sebagai orang nomor satu di Kemensos.

Tercatat, sebagai kementerian dengan anggaran belanja terbesar, yakni Rp134,008 triliun, Kemensos berhasil menduduki peringkat satu sebagai kementerian dengan penyerapan anggaran terbaik.

Kendati besar dan terus meningkat, penyerapan anggaran Kemensos menduduki nomer satu. Di lain pihak, tata kelola anggaran Kemensos juga memuaskan. Hal ini dibuktikan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sebanyak empat kali berturut-turut.

Untuk itu, tak lupa Juliari mengungkapkan apresiasinya kepada segenap jajaran Kemensos yang telah bekerja keras dalam mempercepat penyerapan anggaran, sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo.

“Saya mendorong agar kinerja ini tetap konsisten hingga akhir tahun,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Andy mengakui, dibandingkan dengan menteri-menteri lain yang dikenalnya, Juliari bekerja dengan sepenuh hati dan total guna memastikan masyarakat terdampak pandemi mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

“Saking begitu proaktifnya dalam memantau penyaluran bansos, saya sampai khawatir, beliau akan ikut terpapar Covid-19,” katanya.

Andy mengakui, jiwa sosial setiap orang akan terketuk jika melihat saudara sebangsa se Tanah Air sedang dalam kesusahan. Dia sendiri menyatakan siap berjibaku dalam menjalankan misi sosial, bahu membahu bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Tidak bisa dikatakan tugas menangani fakir miskin atau masalah sosial lainnya adalah otoritas pemerintah. Tidak bisa! Kita semua masyarakat bisa sama-sama membantu saudara-saudara kita yang bernasib kurang beruntung,” tandas Andy, yang mengaku berasal dari keluarga miskin dan broken home. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2