Waspada
Waspada » Legislator Sesalkan Rizieq Shihab Tolak Publikasi Hasil Swab Test
Nusantara

Legislator Sesalkan Rizieq Shihab Tolak Publikasi Hasil Swab Test

Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo (ist)

JAKARTA (Waspada): Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo menyesalkan sikap pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab yang menolak agar hasil swab testnya tidak dipublikasikan secara luas.

“Meskipun ini hak pasien, seperti dalam undang-undang praktik kedokteran untuk menjaga kerahasiaan. Namun di masa pandemi, demi keselamatan pasien dan keselamatan orang-orang disekitar yang pernah berinteraksi perlu dilindungi keselamatan untuk berhati-hati dan waspada,” kata Rahmad Handoyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/11).

Dikatakan, hal ini perlu menjadi pertimbangan kepada siapapun untuk bisa di catat oleh satgas dalam pengendalian Covid-19, bila pasien yang di test ada yang terpapar. Mengingat, pasal 14 Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular disebutkan bagaimana mekanisme pengendalian penyakit menular dan ada ancaman bagi yang menghambat pengendalian penyakit menular tersebut.

Terkait Rizieq Shihab meninggalkan RS UMMI, Rahmad meminta supaya hal tersebut harus menjadi tanggung jawab dari pihak rumah sakit jika terjadi sesuatu kepada yang bersangkutan.

“Kita berdoa semoga beliau (Rizieq Shihab) saat meninggalkan RS UMMI benar sudah sehat. Artinya, tidak membahayakan pasien, dan juga orang lain,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Ia berharap Rizieq Shihab mau bekerja sama dengan Pemerintah untuk melawan Covid-19. Baginya, semua pihak,

baik pemerintah pusat, daerah, tokoh masyarakat maupun tokoh agama dan politik bisa berupaya memerangi Covid-19 dengan memberikan penerapan wajib 3 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

“Jika Rizieq Shihab mau melakukan ini dan di ikuti santrinya tentu akan menyelamatkan banyak umat,” ujar legislator yang membidangi kesehatan itu.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD juga menyesalkan sikap yang ditunjukkan Rizieq Shihab yang menolak penelusuran kontak oleh Satgas Covid-19.

Dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Minggu (29/11) malam, Mahfud menyatakan bahwa Rizieq Shihab pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Mahfud meminta masyarakat untuk kooperatif terhadap pemerintah maupun Satgas Covid-19 dalam penanganan virus corona. (irw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2