Waspada
Waspada » Ketua MPR Minta Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat
Nusantara

Ketua MPR Minta Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat

Ketua MPR R I Bambang Soesatyo( Waspada/dok)

JAKARTA (Waspada): Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah memperketat penerapan protokol kesehatan, seperti penerapan physical distancing, pemeriksaan kesehatan dan melakukan tes Covid-19 secara masif di setiap sarana transportasi publik yang menjadi pintu masuk ke Jakarta seperti Bandara, terminal bus, stasiun MRT, stasiun KRL antar Kota dan KRL Jabodetabek, guna mengantisipasi para pendatang baru yang berasal dari luar daerah.

Pemerintah juga harus fokus dalam mengendalikan dampak dari arus balik warga dari berbagai daerah menuju ke Jakarta serta tetap melaksanakan protokol kesehatan terhadap penumpang yang menggunakan transportasi umum dibawah pengawasan ketat aparat yang bertugas, agar dapat mencegah penyebaran covid 19.

Kementerian Ketenagakerjaan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi perlu menugaskan setiap perusahaan untuk mendata para karyawannya yang mudik lebaran dan melakukan tes swab maupun tes kesehatan dan melakukan karantina pribadi sebelum mulai beraktivitas kembali.

hal ini disampaikan Ketua MPR RI, Senin (8/6) sebagai respon atas diperlukannya strategi dan upaya pemerintah dalam mengendalikan potensi penyebaran Covid-19 dari klaster pekerja selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi berlaku.

Ketua MPR RI juga mendorong pemerintah menginstruksikan kepada semua instansi pemerintah pusat dan daerah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi karyawan yang mulai kembali bekerja.

Melihat data kasus positif Covid-19 saat ini sudah tersebar ke 34 provinsi dan 422 kabupaten/kota dengan penambahan kasus positif sebanyak 672 jiwa sehingga totalnya menjadi 31.186 jiwa,

Ketua MPR RI mendorong pemerintah untuk meminta kepada semua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dari pusat hingga daerah tetap fokus pada penanganan Covid-19 dan memperketat PSBB, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat di seluruh daerah, guna menekan angka penambahan kasus dan meluasnya penyebaran covid-19.

Pemerintah sebutnya, harus terus berupaya keras dalam menekan angka penyebaran virus Covid-19 di Indonesia dengan meningkatkan rapid test secara masif dan pelacakan history kontak warga yang dinyatakan positif serta diikuti isolasi yang ketat, sehingga diharapkan dapat benar-benar menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia.

Dia berharap Pemerintah bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk terus berupaya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pergerakan orang, meningkatkan patroli di berbagai tempat perbelanjaan, baik di pasar maupun di mal yang menjadi pusat kerumunan, serta menindak tegas pelanggar PSBB mengingat pusat perbelanjaan (mal) direncanakan akan mulai dibuka kembali pada 15 Juni mendatang.

Bambang mengimbau semua pihak untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, menghindari dan tidak membuat kerumunan serta mengikuti dengan ketat arahan dan protokol kesehatan dari pemerintah. (j05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2