KADIN Indonesia Tandatangani MoU Dengan KPK

  • Bagikan
Anggota Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kadin Indonesia Berry Barita Purba (kiri) bersama Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (25/11/21). (ist)

JAKARTA(Waspada): Anggota Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia masa bakti 2021- 2026, Berry Barita Purba mengatakan pentingnya kesadaran dan komitmen untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara dunia usaha dengan entitas kelembagaan terkait, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak korupsi.

Untuk itulah, Kadin Indonesia resmi melakukan penandatangan MoU (Nota Kesepahaman) dengan KPK pada Kamis, (25/11), yang di balut dalam Talkshow ‘Peran Pelaku Usaha dalam Pemberantasan Korupsi’, dengan menampilkan pembicara Ketua MPR RI yang juga Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia Bambang Soesatyo, Ketua Umum Kadin Arsyad Rasyid, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan Kepala Hubungan KADIN dengan KPK Mukhamad Misbakhun.

Dalam Talkshow itu, jelas Berry Barita Purba, kepada Waspada Jumat (26/11) di Jakarta, Bambang Soesatyo memaparkan laporan Transparency International yang memperlihatkan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada tahun 2020 memiliki skor sebesar 37 dalam skala 0 sampai 100, di mana semakin rendah skor mengindikasikan semakin tinggi korupsi. Skor tersebut menempatkan Indonesia di peringkat 102 dari 180 negara. Sebagai perbandingan, tahun sebelumnya Indonesia mendapatkan skor 40, dan berada pada peringkat 85. Mengisyaratkan harus ada upaya sungguh-sungguh dari segenap pemangku kepentingan untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam penanggulangan korupsi, baik dalam lingkup pencegahan maupun penindakan.

Berry Barita Purba yang juga Ketua Umum Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan, (FPDHH), ini menambahkan
nota kesepahahaman kerjasama KPK dengan Kadin Indonesia yang sudah ditandatangani merupakan upaya pencegahan korupsi.

Disamping itu, tambah putra Humbang Hasundutan yang sudah lama berkecimpung dibidang organisasi, pihaknya akan mendorong perilaku anti korupsi dalam internal korporasi, sehingga praktik bisnis yang bersih dan sehat menjadi budaya organisasi.

” Kadin akan membangun kolaborasi dengan entitas lembaga anti korupsi, untuk mewujudkan ekosistem bisnis yang sehat dan akuntabel,” ujar Berry Barita Purba yang merupakah mantan Wakil Ketua Umum KADIN DKI Jakarta itu. (j05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *