Waspada
Waspada » JS Simatupang : Hukum Berat Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang
Nusantara

JS Simatupang : Hukum Berat Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang

JS Simatupang . (Waspada/ Ist

JAKARTA (Waspada): Lawyer JS Simatupang SH, MH meminta
pelaku penganiayaan terhadap seorang perawat RS Siloam di Palembang yang viral di media sosial dan sudah ditangkap pihak Kepolisian serta ditetapkan menjadi tersangka dihukum seberat beratnya.

Penganiayaan terhadap seorang perawat yang menjalankan tugasnya merupakan suatu tindakan yang tidak dapat ditolerir dan sudah di luar batas kewajaran dan kemanusiaan kata JS Simatupang dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan di Jakarta Sabtu (17/4/2021).

Dia mengingatkan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya berhak memperoleh pelindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan profesi, dan standar prosedur operasional.

Perlindungan hukum ini diamanatkan
kesehatan dilindungi oleh UU tentang Kesehatab Pasal 57 huruf a UU Nomor 36/2014

” Jika dalam proses hukum nantinya perbuatan tersangka terbukti, maka pelaku kekerasan tersebut harus diberikan hukuman sangat berat untuk menimbulkan efek jera,” kata JS Simatupang.

JS Simatupang mengingatkan perlindungan hukum kepada keberadaan tenaga kesehatan kita saat ini harus dikedepankan agar tidak ada lagi tindakan semenamena apa lagi di saat pandemi seperti sekarang ini

JS Simatupang yang juga pengurus Parsadaan Anak Boru Bere Simatupang (PABRS) mengakui prihatin melihat video penganiayaan yang viral itu. Tindakan pelaku yang ada di dalam video itu menunjukkan bahwa orang yang bersangkutan sangat arogan, dan emosional yang tak terkendali, hingga menganggap perawat tersebut sebagai objek semata.

” Sebagai tokoh marga Simatupang yang tinggal di Jakarta saya protes keras kepada pelaku dan kita akan pantau proses hukumnya hingga tuntas nanti sampai vonis pengadilan,” tegas JS Simatupang .

JS Simatupang menambahkan nantinya apa bila terlihat dampak sikologi buat korban dan keluarga yang juga marga Simatupang, maka akan dibentuk team hukum dari Keluarga Putra Tapanuli, secara Khusus dari Keluarga Simatupang, untuk turun memberi bantuan hukum sebagai tanggung jawab moral .

” Untuk hal ini
saya sudah hubungi Ketua Marga Simatupang di Palembang , ” pungkas JS Simatupang .JO5).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2