Human Error Kecelakaan Maut, Pengelola Tol Didesak Kontrol Kecepatan Kenderaan

  • Bagikan
Polisi tampak sedang mengevaluasi bangkai mobil yang ditumpangi Venessa Angel bersama suami dan anak mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jombang, Jawa Timur, Kamis (4/11). Waspada/Istimewa

JAKARTA (Waspada) : Dua kecelakaan maut dalam sehari terjadi di ruas jalan tol berbeda mengakibatkan hilangnya nyawa seorang guru besar Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta, dan artis Venessa Angel berserta suami.

“Kecelakaan maut yang terjadi dalam sehari di dalam ruas tol menyebabkan guru besar UGM dan artis Vanessa Angel serta suaminya meninggal dunia cukup memprihatinkan kita semua,” kata Ketua Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK), Gardi Gazarin, SH, dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (5/11).

Gardi Gazarin menyatakan dari informasi yang diperoleh ICK penyebab dua kecelakaan maut di Tol Cipali Cikampek dan Tol Jombang Mojokerto, disebabkan human error. Hilangnya nyawa di jalanan itu kata Gardi Gazarin, dari hampir semua penelitian bermacam-macam kecelakaan menyebutkan paling dominan adalah human error.

“Human error ini juga bermacam-macam penyebabnya yakni kurang konsentrasi sehingga terjadi kecelakaan. Kurang konsentrasinya pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan dilatar belakangi faktor di antaranya sakit, lelah, menggunakan ponsel, terpengaruh alkohol, narkoba, sehingga tidak mampu mengendalikan kemudi,” terang Gardi Gazarin.

Karena itu lanjut Ketua ICK, demi ketertiban berlalu lintas sesama pengguna jalan hendaknya mematuhi keamanan dan keselamatan (Kamsel) hingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan yang diakibatkan human error.

“ICK sangat prihatin peristiwa yang merenggut guru besar UGM dan artis Vanessa Angel itu diakibatkan human error,” kata Gardi Gazarin.

Peristiwa kecelakaan maut yang merenggut nyawa guru besar UGM merupakan duka mendalam dikalangan civitas kampus ternama tersebut terjadi ketika rombongan dosen Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengalami kecelakaan di Tol Cipali KM 113, Jawa Barat, Kamis (4/11) dini hari. Akibat kecelakaan ini, Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof I Gede Suparta Budisatria meninggal dunia.

Otoritas Tol

ICK turut berduka kecelakaan maut yang merenggut nyawa guru besar UGM dan artis Vanessa Angel berserta suaminya Febri Andrianyah di Tol Jombang Mojokerto, KM 172.

Namun, ICK mendesak otoritas pengelolaan jalan tol kontrol kenderaan melaju di atas kecepatan maksimal, seperti mobil yang ditumpangi artis Vanessa Angel yang beredar di media jejaringan WhatsApp, video spidometer menunjukan kecepatan tinggi.

“ICK mendesak otoritas pengelola jalan bebas hambatan lebih tegas menindak kenderaan yang melebihi kecepatan maksimum yang diperkenan di dalam tol,” kata Gardi Gazarin.

Dikatakannya, kontrol kecepatan kendaraan di atas maksimum sepertinya tidak efektif di pantau pengelola jalan tol.

“Kontrol aksi kebut kendaraan yang melanggar batas kecepatan tidak efektif dilakukan pengelolaan tol. Begitu juga, kamera kontrol (CCTV) jalan tol tidak berfungsi maksimal. Mestinya, dengan aktifnya semua fungsi kontrol petugas bisa segera melakukan peringatan terhadap kenderaan d jalur tol yang melanggar kecepatan maksimum sehingga dapat mengurangi terjadinya kecelakaan,” ungkap Gardi Gazarin terkait insiden kecelakaan maut di jal tol menewaskan pasangan Vanesa Angel seperti video yang beredar di jejaring media sosial laju mobil yang ditumpangi dua korban naas itu menembus angka jarum 180/km.(j01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *