Waspada
Waspada » Februari, GeNose Buatan UGM Bakal Tersedia 5 Ribu Unit
Nusantara

Februari, GeNose Buatan UGM Bakal Tersedia 5 Ribu Unit

Menko PMK Muhadjir Effendy mencoba GeNose C19, alat deteksi Covid 19 buatan UGM yang siap diproduksi massal.

JAKARTA (Waspada): GeNose C19, Alat pendeteksi virus corona (Covid-19) lewat hembusan napas produksi Universitas Gadjah Mada (UGM) siap diproduksi massal. Paling lambat Februari 2021, ditargetkan tersedia 5 ribu unit GeNose produksi 5 perusahaan yang tergabung dalam konsorsium.

“Nanti akan jadi lebih besar produksinya. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Riset dan Teknologi Badan Riset Inovasi Nasional  akan menbantu mencari mitra industri yang lebih banyak lagi dan menjamin produksi dengan standar yang terjaga. Mudah-mudahan target lima ribu unit di Februari nanti akan terpenuhi,” ujar Menristek/KaBRIN, Bambang Brodjonegoro, saat acara penyerahan GeNose  C19 kepada Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy,  Kamis (7/1).

GeNose C19 secara resmi mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan sejak 24 Desember 2020. Berbeda dengan pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes swab yang dikenal saat ini , deteksi Covid-19 dengan GeNose hanya memerlukan embusan nafas yang ditiupkan ke alat, dan hasil akan keluar dalam waktu sekitar dua menit. Itu artinya, dalam satu jam GeNose mampu melakukan pemeriksaan kepada 30 orang dan sehari bisa mencapai 120 orang.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengaku sangat bangga dengan produksi para peneliti Indonesia. Apalagi sudah menggunakan teknologi terbaru lewat artificial intelegence atau kecerdasan buatan di revolusi industri 4.0.

“Pemerintah akan terus berkoordinasi supaya alat yang sudah punya ijjn edar ini dapat diperbanyak dan diresmikan sebagai alat standard tes Covid-19,’ ujar Muhadjir.

Di akhir kesempatan, Muhadjir menyempatkan diri menjajal GeNose C19. Dengan mengembuskan nafas ke dalam kantung plastik khusus, lantas dimasukkan dalam alat deteksi dan dua menit kemudian hasilnya keluar. Muhadjir dan seorang jurnalis yang ikut mencoba, dinyatakan negatif Covid-19.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2