Dr Agung Mozin, MSi: Wacana Koalisi Partai Islam Harus Melihat Fakta Objektif - Waspada

Dr Agung Mozin, MSi: Wacana Koalisi Partai Islam Harus Melihat Fakta Objektif

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Wacana koalisi partai Islam adalah sesuatu yang baik untuk kepentingan umat Islam dan perlu didukung.

Tapi harus kita melihat fakta secara objektif dengan posisi partai politik penggagas, apalagi datang dari partai pendukung pemerintah yang banyak mengkriminalisasi para ulama.

Hal itu dikatakan inisiator Partai Ummat Pusat Dr Agung Mozin, MSi (foto) di Jakarta, Selasa (20/4).

“Saya tidak memahami dengan wacara poros partai Islam tahun 2024 yang ingin dilakukan oleh PPP sebagai partai pro pemerintah dengan PKS yang saat ini memosisikan diri oposisi pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, dia memaknai gagasan tersebut sebagai potret kepanikan dari PPP karena sudah banyak ditinggalkan oleh pendukungnya.

“Saya ingin mengingatkan saja kepada Pemilih umat Islam agar jeli membedakan mana loyang mana emas pada Pemilu 2024 nanti,” sebutnya.

Karenanya, sambung Agung, menyikapi kondisi dimana tidak sedikit partai yang kurang peduli terhadap persoalan rakyatnya, dia mengajak untuk berhijrah secara kaffah menjauhi kebiasaan mempolitisasi persoalan bagi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Dia mengajak menjadi bagian dari partai umat sebagai partai harapan masa kini untuk menyuarakan hati dan pikiran umat Islam.

Yaitu berdiri tegak lurus melawan kezaliman dan menegakkan keadilan seutuhnya untuk kepentingan mayoritas rakyat Indonesia.

“Apalagi masyarakat kita saat ini sudah terbelah tajam sehingga identitas partai sungguh sangat penting. Menurut saya nasional religius akan ditinggalkan oleh pendukungnya. Jadi saya sangat mendukung langkah Zul Badri inisiator Partai Ummat di Sumatera Utara untuk menggarap dan merawat suara umat Islam di Sumut yang menjadi basis utama,” sebutnya.

Dikatakan, pada Pemilu kedepan bahwa yang akan berhadapan hanya ada dua kategori partai saja, yaitu PDIP menjadi rumah besar kelompok kristen-nasionalis dengan partai umat menjadi rumah besar umat Islam-Nasionalis Kanan.

“Artinya partai yang abu-abu akan ditinggalkan pendukungnya. Jadi menurut saya yang lebih tepat adalah koalisi Ormas Islam menyatu dalam sebuah barisan besar dengan partai umat yang sangat jelas tagline-nya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan sekaligus ingin menghadirkan sebuah potret Islam rahamatan lil ‘alamin,” jelasnya. (m05)

  • Bagikan