Waspada
Waspada » Dipecat Wali Kota, Mantan Direktur Operasional PD Pasar Medan Minta Perlindungan Kapolri
Nusantara

Dipecat Wali Kota, Mantan Direktur Operasional PD Pasar Medan Minta Perlindungan Kapolri

Mantan Direktur Operasional PD Pasar Medan, Yohny Anwar bersama kuasa hukumnya meminta perlindungan kepada Kapolri Jenderal Pol Idham Azis atas pemerataan dirinya oleh Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution ke Mabes Polri, Selasa (25/2). Waspada/Istimewa

JAKARTA (Waspada) : Mantan Direktur Operasional Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, Yohny Anwar meminta perlindungan hukum kepada Kapolri Jenderal Pol Idham Azis atas tindakan semena-mena atas kehendak Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, yang merupakan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution ke Mabes Polri di Jakarta, Selasa (25/2).

Didampingi kuasa hukumnya, Ramadhona Lubis, Mazwindra, Hanafi Alfisyahrin dari kantor Hukum Garda Pro Justitia, Medan, Yohny mengatakan dirinya melapor ke Mabes Polri karena sebelumnya mendapat perlakuan tidak adil dari Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution dengan memecatnya secara tidak hormat tanpa ada alasan yang jelas.

Padahal, sebelumnya, Yohny mengaku  sudah mendapat putusan penetapan dari PTUN Medan yang isinya meminta kepada Plt Wali Kota Medan agar menunda  putusan tersebut  sampai ada penetapan hukum  tetap.

“Kami menilai tindakan walikota adalah tindakan sewenang wenang dan  tidak menghargai sama sekali  penetapan PTUN Medan,” Kata Yohny di Mabes Polri.

Sementara, kuasa hukum Yohny, Ramadhona Lubis menambahkan, sikap Ahkyar Nasution bukan hanya tidak menghargai PTUN, tapi juga memaksakan kehendak agar kliennya  tidak dapat lagi menjalankan aktivitasnya sebagai Direksi di PD Pasar Medan.

“Kami meminta kapolri memberikan perlindungan hukum dengan merintahkan Kapolda Sumut mengambil tindakan hukum kepada pihak yang terlibat dalam hal ini termasuk Sekdako Medan dan jajarannya agar kasus ini mendapat kepastian hukum,” ungkapnya.

Sebelumnya Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, mengambil tindakan tegas dengan mencopot tiga direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar karena dinilai berkinerja tak memuaskan.

Akhyar pernah memberikan pesan untuk memperbaiki dan menata tiga pasar tradisional di Medan namun tidak terlaksana.

Pencopotan tiga direksi PD Pasar ini tertuang dalam SK Wali Kota Nomor 821.2/43.K/2020 yang diteken oleh Sekda Kota Medan, tanggal 16 Januari 2020.

Surat itu memuat putusan memberhentikan Direktur Utama, Rusdi Sinuraya, Direktur Operasional, Yohny Anwar dan Direktur Pengembangan, Arifin Rambe.(j02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2