Diberitakan Kabur, Driver Ojol Suspect Corona Batam Masih Dikarantina

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana saat melakukan konferensi pers di Kantor KKP Klas I Batam, baru-baru ini. Dinkes Kota Batam, Kepri telah mengkarantina atau mengobservasi dua orang driver ojol.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana saat melakukan konferensi pers di Kantor KKP Klas I Batam, baru-baru ini. Dinkes Kota Batam, Kepri telah mengkarantina atau mengobservasi dua orang driver ojol.

BATAM (Waspada): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengkarantina atau mengobservasi dua orang driver ojek online (Ojol). Keduanya dikabarkan telah melakukan kontak dekat dengan asisten rumah tangga dari warga negara (WN) Singapura yang terinfeksi virus COVID-19.

“Driver Ojol di Batam ini sempat kontak langsung dengan CSS yang juga closed contact dengan VP. Dia masuk dalam cluster ketiga yang kita telusuri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana. Pada konferensi pers di Kantor KKP Klas I Batam, baru-baru ini.

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, dua orang driver ojol yang masih dalam pengawasan tersebut telah dioservasi di Batam. Pihaknya mengapresiasi langkah Gojek yang tanggap dalam membantu menghubungi mitra yang diduga melakukan kontak dengan asisten rumah tangga tersebut.

“Dari Gojek (mitra driver-nya). Pihak Gojek telah kooperatif dengan membantu kami menghubungi dua driver-nya. Yang diduga melakukan kontak langsung dengan asisten rumah tangga WN Singapura yang terinfeksi,” ujar Didi saat dihubungi wartawan, Jumat (6/3).

Didi juga membantah kabar hoax, bahwa driver ojol yang dalam pengawasan kabur dari lokasi observasi. Kedua driver ojol hanya tidak masuk observasi secara serentak, satu driver ojol sudah diobservasi sejak tanggal 5 Maret 2020. Satu driver lagi baru dijemput 6 Maret 2020 oleh Dinkes Kota Batam karena mengetahui dirinya masuk dalam daftar pengawasan.

“Driver ojol yang satunya sudah masuk dari kemarin, sedangkan yang satu lagi sudah masuk juga, dijemput hari ini (6/3-red),” kata Didi.

Menurut Didi, kedua driver ojol tersebut memang sempat melakukan kontak dengan asisten rumah tangga dari salah seorang pasien positif virus corona. Pasien itu merupakan WN Singapura berinisial VP yang kini sedang dirawat di negaranya. Kasus VP merupakan yang ke-103 di Singapura yang memiliki riwayat perjalanan ke Batam. (rel)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *