Cegah Meluasnya Covid-19, ASN Diminta Tidak Mudik - Waspada

Cegah Meluasnya Covid-19, ASN Diminta Tidak Mudik

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Instansi Pemerintah untuk tidak bepergian ke luar daerah, termasuk mudik alias pulang kampung.

Imbauan tidak mudik bagi ASN ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 36 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Imbauan Ini perlu disebarluaskan untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19,”kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo saat virtual press conference didampingi Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (30/3).

Tjahjo menegaskan permintaan ini tidak hanya untuk Hari Raya Idul Fitri 1441 H, namun juga di saat status darurat bencana virus corona masih berlaku.

Dengan tidak mudiknya para ASN dan keluarga, akan membantu mengurangi risiko Covid-19 yang disebabkan oleh mobilitas manusia dari satu wilayah ke wilayah lainnya di Indonesia.

Untuk melaksanakan imbauan ini, para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada Kementerian/Lembaga/Daerah, diminta untuk memastikan agar para ASN di lingkungan instansi pemerintahnya masing-masing tidak bepergian ke luar daerah dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin pegawai.

“ASN dan keluarganya dapat berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan mengajak masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya untuk sama-sama tidak mudik atau bepergian ke luar kota selama masa tanggap darurat,” kata Tjahjo.

Selain tidak mudik, imbauan lain adalah menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi antar individu. Juga membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya. Selain itu, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kemudian Aparatur Sipil Negara agar menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat terkait dengan pencegahan penyebaran Covid-19,”imbuh Tjahjo. (dianw)

  • Bagikan