Alumni USU Dan Unimed Finalis Dexa Award Science - Waspada

Alumni USU Dan Unimed Finalis Dexa Award Science

  • Bagikan
MENRISTEK/KaBRIN, Prof Bambang Brodjonegoro
MENRISTEK/KaBRIN, Prof Bambang Brodjonegoro

JAKARTA (Waspada): Wilzah Fithri Az-Zahra, alumni Universitas Sumatera Utara dan Heryanto Romario Sihite, alumni Universitas Negeri Medan masuk sebagai dua dari 10 finalis Dexa Award Science Scholarship 2020.

Bersama mereka ada juga 8 finalis lain dari Universitas Surabaya, Universitas Muhammadiyah Surakarta Universitas Lambung Mangkurat, Stikes Anwar Medika, Universitas Padjadjaran, Reno Susanto Universitas Riau, Universitas Brawijaya dan Universitas Indonesia.

Ketua Dewan Juri Dexa Award Science Scholarship 2020 Dr. Raymond Tjandrawinata yang merupakan Molecular Pharmacologist Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences Dexa Group mengemukakan adanya Dexa Award Science Scholarship ini Dexa Group mencari calon saintis yang mau berinovasi untuk menemukan obat di masa depan yang dapat digunakan khususnya bermanfaat bagi pasien Covid-19.

“Para saintis dari finalis Dexa Award Science Scholarship tidak berhenti di sini, tetapi harus memberikan kontribusi melalui riset yang dilakukan. Karena Indonesia tidak akan maju tanpa kita melakukan riset di negara kita. Indonesia tidak akan maju kalau kita tidak mempunyai produk yang berasal dari Tanah Air kita. Indonesia tidak akan maju kalau kita hanya suka mengimpor tidak hanya produk kesehatan tetapi juga lainnya, tanpa memproduksi sendiri di dalam negeri kita tidak akan menjadi negara modern,” kata Dr. Raymond saat Virtual Ceremony Dexa Award Science Scholarship (DASS) 2020 di Youtube Channel Official Dexan TV, Rabu (17/6).

Rangkaian program beasiswa S2 DASS 2020 dimulai dari pengumuman pendaftaran dan pengumpulan proposal yang berlangsung pada 20 Februari 2020 hingga 20 April 2020. Dari program DASS 2020 telah mampu menjaring 1.691 pendaftar yang berasal dari 34 provinsi, 403 kabupaten/kota, dan 378 universitas di seluruh Indonesia.

Adapun pemenang Dexa Award Science Scholarship 2020 yang telah menyisihkan finalis lainnya adalah Yoga Romdoni dari Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Indonesia, Reno Susanto dari Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Riau, dan Joshua Eka Harap dari Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph. D dalam sambutannya di acara tersebut mengatakan, era baru menjadi peluang untuk menciptakan riset dan inovasi yang mendukung Indonesia maju dan mandiri terutama di sektor kesehatan.

“Selama masa ini, riset vaksin dan pengobatan Covid-19 yang efektif akan terus kita kembangkan. Di sinilah saintis sebagai harapan bangsa dapat berkontribusi melalui perkembangan riset dan penelitian yang bermanfaat untuk mencapai kemandirian bangsa agar kita tidak terus menerus bergantung pada produk impor,” kata Bambang.

Untuk mendukung sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan, maka perlu dukungan semua pihak agar target Indonesia mencapai ketahanan nasional di sektor kesehatan dan mendorong kemandirian bangsa dapat terwujud.

Indonesia akan butuh banyak peneliti, inovator, dan yang mau menciptakan solusi untuk tantangan bangsa di masa depan.

“Mari kita gunakan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk berkontribusi bagi negara kita. Anda sebagai penerus bangsa di bidang penelitian, memegang peranan penting untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju dan mandiri, terutama di sektor kesehatan. Masa depan bangsa di tangan para generasi muda untuk mencapai Indonesia emas 2045,” tegasnya.

Pimpinan Dexa Group, Ferry A Soetikno menyampaikan bahwa sains adalah dasar kita bertumbuh.

Sulit sekali membayangkan di masa depan tanpa sains dan inovasi.

Karena itulah Dexa Award Science Scholarship ini diselenggarakan untuk mendukung peningkatan inovasi di sektor farmasi dan kesehatan.

Dexa Award Science Scholarship 2020 bertema “Inovasi Untuk Bangsa” mendukung dan memperkuat upaya tersebut dengan melahirkan para saintis baru yang memberikan inovasi nyata melalui berbagai potensi dalam negeri. (j02)

  • Bagikan