Nama Simeulue Kembali Tercoreng Oleh Mesum

​​​​​​​SINABANG (Waspada): Belum lagi usai proses hukum kasus video amoral bupatinya di WH Provinsi Aceh dan Mahkamah Agung RI, nama Kabupaten Simeulue kembali tercoreng oleh perbuatan mesum.

Nama Simeulue Kembali Tercoreng Oleh Mesum
Kasatpol PP WH Kota Banda Aceh M. Hidayat, SSos

Senin (21/10) malam menjelang dinihari sepasang mahasiswa asal Simeulue, tertangkap warga di Gampong, Pelanggahan Banda Aceh sedang melakukan mesum.

Menurut sebuah sumber yang tak mau namanya ditulis, perbuatan itu dilakukan di lingkungan meunasah, di rumah Marbot. "Sungguh di luar akal sehat, mereka sangat nekad," ujar sumber.

Mendengar informasi buruk itu Ketua Pemuda, Suka Jaya, Kota Sinabang Hardani kepada Waspada Kamis (24/10) mengatakan tidak perlu terkejut. "Bak pepatah guru kencing berdiri, murid kencing berlari," jelas Hardani.

Kasat Polisi Pamong Praja dan WH (PP WH) Kota Banda Aceh M. Hidayat, SSos kepada Waspada Kamis (24/10) siang membenarkan adanya peristiwa mesum itu.

Katanya sepasang pemuda-pemudi asal Simeulue itu ditangkap mesum oleh warga Pelanggahan dan Satpol PP WH Kota Banda Aceh pada Senin (21/10) menjelang subuh. Pasangan itu selanjutnya dibawa ke kantor untuk diproses.

Pemuda berinisial AA, 22 tahun dan pemudinya berinitial RM, 21 berasal dari sebuah kecamatan yang sama di Pulau Simeulue. "Saat ini ditahan di Sel," jelas dia.

Diuraikannya karena WH Kota Banda Aceh tidak mempunyai sel tahanan, sementara mereka dititip di sel tahanan WH Provinsi Aceh.

"Kasus sudah diproses, sudah ada dua alat bukti dan tiga orang saksi," tegas dia. (crm)