Muda Sebayang, Sporting Klumpang Kampiun

Garuda Anak Nusantara Biskuat Academy

Muda Sebayang, Sporting Klumpang Kampiun
KADISPORA Sumut, Baharuddin Siagian didampingi Ketua Garuda Anak Nusantara Hendra Gunawan pose bersama tim Muda Sebayang usai menjadi juara, Minggu (15/9). (Waspada/Arianda Tanjung/B)

MEDAN (Waspada): SSB Muda Sebayang dan Sporting Klumpang menjuarai turnamen antar SSB U-10 dan U-12 bertajuk Garuda Anak Nusantara Biskuat Academy di Stadion Mini Pancing Medan, berakhir Minggu (15/9).

Muda Sebayang menjadi juara kategori U-10 usai menang adu penalti atas Kala Cakti 5-4. Sporting Klumpang juara U-12 usai menang atas Sinar Sakti 1-0. Gol tunggal Sporting Klumpang dicetak Rahmat Prasetya.

Posisi tiga bersama U-10 diraih SSB Sejati Pratama dan SSB TGM. Kategori U-12, gelar tiga bersama disabet PSP Purwo Junior dan Bijeh Mata Bireuen.

Pelatih Sporting Klumpang, Enanta, mengaku bangga timnya tampil juara. "Anak-anak main bagus hari ini dengan menjalankan instruksi yang saya berikan. Namun tetap akan ada evauasi, mengingat setelah ini mereka akan berjuang di tingkat Nasional," katanya.

Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian mengapresiasi terselenggaranya ajang ini. Terlebih tujuan dari turnamen ini dalam rangka menjaring pesepakbola muda potensial. "Bagi para pemenang jangan cepat puas diri karena harus berjuang lagi di kancah Nasional," pesan Bahar.

Ketua Garuda Anak Nusantara, Hendra Gunawan mengaku senang untuk Kota Medan penyelengaraan berjalan lancar. Setelah ini, turnamen akan digelar di enam kota lainnya yakni di Palembang, Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Bandung.

"Tim juara dari kategori U-10 dan U-12 akan berangkat mewakili Medan di tingkat Nasional untuk bersaing dengan wakil dari 6 enam zona lainnya dengan biaya dari Biskuat Academy. Dijadwalkan laga tingkat Nasional berlangsung pada November di Jakarta," katanya.

Dijelaskan, tujuan digelarnya turnamen antar-SSB ini adalah mencari bibit-bibit pesepakbola potensial yang akan dibina lebih lanjut. Diharapkan dari ajang ini terjaring talenta muda yang mampu menjadi pesepakbola profesional dan berprestasi di masa mendatang.

"Selain diikuti sebagian besar SSB di Sumut, turnamen ini juga diikuti tim-tim yang berasal dari sejumlah daerah di Sumbagut yakni Aceh dan Riau. Meski diikuti anak-anak usia dini, persaingan ketat antartim akan terjadi untuk meraih juara,” tambahnya. (cat/C)