Mimpi Nyata Bianca

NEW YORK (Waspada): Petenis remaja Bianca Andreescu (foto), merasa suksesnya mengatasi Serena Williams pada final AS Terbuka 2019 merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.

Mimpi Nyata Bianca
Forbes

Bianca mengalahkan Serena dengan skor 6-3, 7-5, guna menjadi juara tunggal Grand Slam pertama dari Kanada. Petenis berusia 19 tahun itu juga jadi juara termuda Grand Slam sejak Maria Sharapova pada 2006.

"Tahun ini telah menjadi mimpi yang menjadi kenyataan. Mampu bermain di panggung ini melawan Serena, legenda sejati tenis, sungguh luar biasa,” beber Bianca, seperti diberitakan AFP, Minggu (8/9).

"Sangat sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata, tetapi saya sangat bersyukur dan benar-benar diberkati. Saya telah bekerja amat sangat keras untuk momen ini," tambahnya.

Suksesnya di Flushing Meadows mengakhiri 12 bulan luar biasa untuk unggulan ke-15 itu yang tahun lalu masih berada di luar 200 teratas dunia, setelah gagal dalam kualifikasi AS Terbuka dua musim beruntun.

"Tahun lalu bukanlah masa yang mudah dalam hidup saya dengan cedera, namun saya bertahan dan berkata kepada diri saya sendiri untuk tidak menyerah," tambah Bianca.

Serena sebenarnya mendapat semangat dari 24.000 pendukung di Stadion Arthur Ashe yang tak henti bersorak mendukungnya, tetapi itu ternyata tidak cukup.

"Bianca memainkan pertandingan yang menawan. Saya merasa sangat terhormat berada di sini dan bertanding pada level ini," tutur 23 kali juara Grand Slam yang telah berusia 37 tahun tersebut.

Dia pun harus menghadapi kenyataan belum bisa menyamai rekor 24 kali juara Grand Slam yang ditorehkan Margaret Court. (m15/afp)