Waspada
Waspada » Yayasan Perguruan Al Marwa Medan Sembelih Tiga Ekor Hewan Kurban
Medan

Yayasan Perguruan Al Marwa Medan Sembelih Tiga Ekor Hewan Kurban

SUASANA penyembelihan hewan kurban di Yayasan Perguruan Al Marwa Medan dengan pekurban guru dan pihak yayasan. Waspada/Ist
SUASANA penyembelihan hewan kurban di Yayasan Perguruan Al Marwa Medan dengan pekurban guru dan pihak yayasan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Yayasan Perguruan Al Marwa Jalan Jermal X, Medan Denai, Sabtu (1/8) menyembelih tiga ekor kambing dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Pimpinan Yayasan Perguruan Al Marwa Dr HM Nurdin Amin, Lc menyebutkan, tahun ini, pihaknya melaksanakan kurban bersama keluarga dan guru.

Kemudian membagi daging kurban untuk warga sekitar dan siswa yang berhak menerimanya.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, bahkan saat kegiatan berlangsung ada warga yang menjadwalkan dirinya untuk ikut kurban tahun depan. Artinya, jika sesuai rencana akan ada lima ekor hewan kurban tahun depan,” kata HM Nurdin Amin.

Jadi Khatib Shalat Id

Hal lain disampaikanya, saat Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7) ia menjadi khatib diMasjid Chaibar Al Quddus, Tembung.

Masjid ini adalah wakaf Chaibar Quddus mantan Kepala TVRI Medan.

Dalam khutbahnya disampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha mengingatkan kita kepada dua hal penting pelaksanaan ibadah haji dan kurban.

Tentang haji, kata dia, pada syariat haji yang memerlukan pembiayaan yang cukup banyak, sesungguhnya menganjurkan dan mendorong manusia beriman untuk bersungguh kerja agar mendapatkan rezeki yang banyak lagi berkah.

Syariat haji adalah amalan yang banyak dilaksanakan secara pisik, oleh karena itu manusia dianjururkan untuk menjaga kesehatan yang Allah berikan kepanya.

Menjaga kesehatan berarti menjaga nikmat yang Allah berikan, untuk itu Allah membimbing “makan dan minumkah kamu, tetapi jangan berlebihan, sesungguhnya Allah tidak suka kalau manusia bersikap berlebihan”.

Orang yang sederhana akan sehat, dan orang yang sederhana akan bahagia, kaya berzakat dan bersedekah untuk kemakmuran lingkungan, sekitar dan masyarakat luas.

Dengan rizki keuangan yang baik dan berkah serta rezki kesehatan yang mendukung akan bisa menuaikan ibadah haji dan umroh memenuhi rukun Islam yang kelima.

Sedangkan, hikmah berkurban, juga menganjurkan kepada agar bekerjalah dan berusahalah dengan sungguh, agar mendapatkan anugerah rizki yang berkah, bisa berkurban memenuhi seruan Allah dan RasulNya.

“Jadi syariat haji dan kurban adalah sinyal mengharuskan kita untuk menjadi orang yang rajin bekerja untuk mendapatkan kesuksesan hidup di dunia, sekaligus syariat ibadah yang membawa manusia kepada kesuksesan kebahagiaan di akhirat,” paparnya.(m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2