Waspada
Waspada » Warga Sumut Diminta Tidak Pilih Pemimpin Karbitan
Medan

Warga Sumut Diminta Tidak Pilih Pemimpin Karbitan

KETUA Bidang Kepemudaan PKS Kota Medan, Zulfan Harahap. Warga Sumut diminta tidak pilih pemimpin karbitan. Waspada/Ist
KETUA Bidang Kepemudaan PKS Kota Medan, Zulfan Harahap. Warga Sumut diminta tidak pilih pemimpin karbitan. Waspada/Ist

Medan (Waspada): Warga Sumut, termasuk umat Islam diminta untuk tidak pilih pemimpin karbitan dan hanya cari popularitas.

“Warga di Sumut diminta untuk tidak pilih pemimpin karbitan, apalagi bukan kader partai politik,” kata Ketua Bidang Kepemudaan PKS Kota Medan, Zulfan Iskandar kepada Waspada, di Medan, Rabu (19/2).

Menurut Zulfan, dengan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini sehubungan dengan akan digelarnya Pllkada serentak di kabupaten/kota di Sumut, harusnya membuat masyarakat, terutama umat Islam makin jeli dan cerdas.

“Cerdas dalam arti selektif untuk memilih siapa calon pemimpin mereka, dan tidak terjebak untuk memilih sosok dadakan, dan karbitan,” kata Zulfan, yang juga Ketua Bidang Tabliq Cabang Muhammadiyah Medan Area ini.

Dijelaskan, fenomena dimaksud adalah muculnya praktik-praktik tidak sehat, dan kecurangan.

Kemudian adanya indikasi kong-kali-kong seperti  pengalaman pada pilkada terdahulu.

“Tidak boleh terjadi lagi kesalahan dan salah pilih pada Pilkada tahun 2020 ini,” katanya.

“Pengalaman pada Pilkada terdahulu harus jadi pelajaran, tak boleh kita masuk ke dalam lubang yang sama untuk kedua kali,” ujarnya.

Tidak salah pilih, lanjut Zulfan dapat ditafsirkan bahwa warga memilah-milah siapa yang terbaik.

Tegasnya, lanjut Zulfan, warga harus memilih pemimpin yang sudah teruji dan jangan coba-coba.

Direkom Paksa

Menurut Zulfan, Sumatera Utara tidak akan maju dan berkembang jika dipimpin oleh sosok yang ingin coba-coba maju.

Apalagi dia hanya direkom paksa untuk maju dan tidak mewakili kepentingan partai politik yang mengusungnya.

Ke depan, diharapkan, lebih khusus, sang calon idealnya diusung partai politik dan perlu berwawasan luas, termasuk dalam bidang agama, dan membela kepentingan umat,” ujar Zulfan, yang juga Ketua Umum Yayasan Banuhampu Medan ini.

Ditanya adanya upaya segelintir oknum yang menyinggung agama akhir-akhir ini, Zulfan menegaskan, semua pihak diminta untuk merapatkan barisan.

“Kita harus siap mental, Sumut sudah dikenal sebagai provinsi dengan keberagaman dan kerukunan agamanya, sehingga ini perlu dijadikan modal untuk tidak terpengaruh apalagi terjebak dengan isu-isu murahan,” katanya.

“Tetapi kita juga berharap dan berdoa, pilkada tahun 2020 ini berjalan aman dan lancar serta sukses,” pungkas Zulfan. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2