Waspada
Waspada » Warga Sumut Diminta Cerdas dan Teliti Pilih Pemimpin
Medan

Warga Sumut Diminta Cerdas dan Teliti Pilih Pemimpin

DRS Edy Suheri, pembina Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'had Tahfidz Al-Qur'an Imam Ahmad Ab Abdillah meminta kepada warga Sumut untuk cerdas dan teliti memilih pemimpin. Waspada/Ist
DRS Edy Suheri, pembina Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'had Tahfidz Al-Qur'an Imam Ahmad Ab Abdillah meminta kepada warga Sumut untuk cerdas dan teliti memilih pemimpin. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Warga Sumut diminta lebih cerdas dan teliti pilih pemimpin pada Pilkada 2020 yang digelar serentak di daerah ini.

“Warga Sumut diminta cerdas dan teliti pilih pemimpin, dengan mengedepankan akhlak dan moral mereka,” kata Drs Edy Suheri (foto), pembina Pondok Pesantren (Ponpes) Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Imam Ahmad Ab Abdillah kepada Waspada di Medan.

Ini, lanjut Edy Suheri, dimaksudkan agar Sumut memiliki pemimpin yang memikirkan agama, bukan cinta dunia (hubbudunya).

“Hampir tiap periode banyak pemimpin yang ditangkap KPK, karena mereka tidak lagi memikirkan agama, mereka lebih hubbudunya, ”

Dijelaskan, terlanjur cinta dunia juga telah menyebabkan hilangnya trust masyarakat terhadap para pemimpin, karena kepribadian mereka tidak menggambarkan akhlak dan moral.

“Mereka hidup dalam kesenangan dan kenikmati secara semu (hedoisme),” lanjut pembina ponpes yang memiliki seratusan santri di Sumut dan Aceh ini.

Mencermati dinamika akhir-akhir ini terhadap Islam dan berkait dengan Pilkada 2020, yang mencakup Kota Medan, Edy Suheri menyampaikan pesan agar masyarakat, dan umat Islam khususnya untuk lebih cerdas dan teliti, serta waspada terhadap pemimpin hubbudunya.

Berorientasi Agama

Disebutkannya, memilih pemimpin bahagian dari ajaran agama, maka ke depan pilihlah pemimpin yang berorientasi agama, bukan dunia.

“Pemimpin itu cerminan dari rakyat dalam sistem politik Islam. Kalau baik, maka rakyat pun baik,” ujarnya.

Kepada lapisan masyarakat yang menghadapi pilkada nanti, Edy Suheri juga menyerukan kepada pemilih untuk tidak terjebak pada materialisme dan pragmatisme, yang cenderung akan menjauhkan mereka dari rasa aman, keadilan dan pendidikan untuk rakyat miskin.

Kepada umat Islam, termasuk santri dan santriwati, Edy Suheri juga menitipkan pesan agar mereka cerdas dalam memilih pemimpin, dengan melihat aspek wawasan kebangsaan, berkomitmen terhadap perjuangan dan dakwah serta pendidikan umat Muslim. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2