Waspada
Waspada » Warga Masuk Pusat Pasar Wajib Pakai Masker
Medan

Warga Masuk Pusat Pasar Wajib Pakai Masker

PLT Wali Kota Medan Akhyar Nasution membagikan masker kepada pedagang maupun pengunjung Pusat Pasar. Warga masuk pusat pasar wajib pakai masker. Waspada/ME Ginting
PLT Wali Kota Medan Akhyar Nasution membagikan masker kepada pedagang maupun pengunjung Pusat Pasar. Warga masuk pusat pasar wajib pakai masker. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution menegaskan kepada warga yang masuk pusat pasar wajib pakai masker.

“Bagi warga yang masuk pusat pasar wajib pakai masker, kalau tak pakai, tak boleh masuk,” kata Akhyar ketika mengunjungi Pusat Pasar Medan, Kamis (8/4).

Akhyar menekankan kepada warga tentang wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Bahkan, dia menginstruksikan Satpol PP untuk melakukan patroli dan merazia di pasar-pasar untuk melarang masuk bagi warga yang tidak pakai masker ketika memasuki pusat pasar.

Penggunaan masker sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO) kepada seluruh masyarakat.
Ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini tengah menjangkit dunia.

Kedatangan Akhyar bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Kota Medan bertujuan untuk melihat dan memastikan kedisiplinan masyarakat.

Terutama pedagang maupun pengunjung pasar yang melakukan transaksi jual beli di pasar.

Sampai di lokasi, Akhyar terlebih dahulu mencuci tangan di sarana yang telah disediakan.

Pasalnya,  pihak PD Pasar Kota Medan juga tetap mengimbau seluruh pedagang dan pengunjung yang datang untuk mencuci tangan.

Dan mewajibkan penggunaan masker. Jika tidak, maka tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam pasar.

Ketersediaan Bahan Pokok

Selain untuk mengajak, mengimbau dan melihat kepatuhan warga dalam menggunakan masker di  wilayah pasar, Akhyar sekaligus menanyakan ketersediaan dan harga bahan pokok ke sejumlah pedagang.

Di samping itu, pedagang juga mengeluhkan turunnya omset penjualan dikarenakan sepinya pembeli di pasaran akibat Covid-19.

Akhyar kemudian berkeliling ke hampir semua area pasar sembari sesekali membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung.

Namun, ketika meninjau kios pedagang baju, dia tampak kecewa melihat beberapa pegawai kios masih ada yang tidak menggunakan masker.

Melihat hal tersebut, ia meminta kepada  pemilik kios untuk memfasilitasi dan menyediakan masker untuk seluruh pekerja dan tetap menjaga jarak.

“Mulai besok, kepada Satpol PP turunkan personil untuk merazia dan lakukan patroli di pasar-pasar,” katanya.

“Ini sifatnya bukan lagi imbauan, tapi sudah kewajiban. Seluruh warga yang berada di Kota Medan diwajibkan untuk menggunakan masker,” katanya.

“Upaya ini dilakukan untuk mencegah diri agar tidak tertular atau mungkin menularkan virus ke orang lain,” kata Akhyar.

Ditekankan Akhyar, saat ini Kota Medan masuk dalam zona merah Covid-19 dan setiap harinya angka kasus terjadi peningkatan.

Maka dari itu, diharapkan seluruh warga dapat patuh, disiplin dan berkomitmen untuk sama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 di ibukota provinsi Sumatera Utara.

“Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menggunakan masker. Jika kesulitan mendapatkan masker, manfaatkan sapu tangan,” ujarnya.

“Jangan anggap sepele virus ini. Tugas kita bersama untuk menjaga diri, keluarga dan orang lain demi kebaikan kita semua,” katanya. (m50)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2