Waspada
Waspada » Warga Gaharu Tewas Dianiaya Ayah Dan Anak
Medan

Warga Gaharu Tewas Dianiaya Ayah Dan Anak

TERSANGKA NP yang diamankan Polsek Medan Timur. NP, sang ayah, dan anaknya, AP -- kini dalam pencarian -- aniaya warga Gaharu hingga akhirnya tewas di rumah sakit. Waspada/Ist
TERSANGKA NP yang diamankan Polsek Medan Timur. NP, sang ayah, dan anaknya, AP -- kini dalam pencarian -- aniaya warga Gaharu hingga akhirnya tewas di rumah sakit. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Warga Gaharu tewas di rumah sakit setelah dianiaya ayah dan anak di halaman SMP Medan Putri, Jl Timor, Rabu (29/1) malam.

Warga Gaharu yang tewas dianiaya ayah dan anak itu bernama Indra Nasution.

Warga Komplek PJKA Blok Y, Kec. Medan Timur itu dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka yang dideritanya,

Namun setelah menjalani perawatan, akhirnya korban tewas, Kamis (30/1) malam.

Kapolsek Medan Timur Kompol Mhd Arifin kepada wartawan, Jumat (31/1), mengatakan, seorang pelaku NP, 51, warga Jl Yos Sudarso, Kel Pulo Brayan Kota, Kec Medan Barat berhasil ditangkap dari kediamannya.

Sedangkan anaknya AP, 19, dan seorang lagi pelaku masih diburu keberadaan.

“Anak tersangka dan satu lagi pelaku masih kita buron,” kata Kompol Arifin didampingi Kanit Reskrim, Iptu ALP Tambunan.

Dijelaskannya, kasus pengeroyokan terhadap Indra Nasution ini terjadi, Rabu (29/1) sekira pukul 23:00 WIB.

Chatingan

Sebelum pengeroyokan terjadi, belum lama ini korban diduga melakukan percakapan (chatingan) di media sosial (medsos) Facebook dengan abang kandung AP, yang masih dalam penjara di Tanjung Gusta.

“Diduga tersinggung dengan chatingan korban, abang pelaku melapor kepada adik dan ayahnya,” jelasnya.
Rabu malam ayah dan anak dibantu seorang pelaku melakukan pencarian terhadap korban.

Akhirnya, korban ditemukan usai membeli nasi bungkus. Korban kemudian dibawa pelaku masuk ke halaman SMP Medan Putri, Kec. Medan Timur, dan kemudian warga Gaharu itu dianiaya ayah dan anak hingga sekarat dan bersimbah darah.

Setelah itu, pelaku meninggalkan lokasi. Warga yang melihat korban tidak berdaya melaporkannya ke keluarga korban.

Tak lama keluarga tiba di lokasi, dan membawa ke RSU dr Pirngadi Medan guna mendapat perawatan medis.
Namun setelah menjalani perawatan, Kamis malam korban tewas.

Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Timur.

Selanjutnya petugas bergerak ke rumah pelaku dan mengamankan NP. Setelah itu pelaku dibawa ke Mako untuk diperiksa intensif.

Ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu ALP Tambunan, jasad korban pada Kamis malam dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk diotopsi.

“Usai diotopsi, Jumat pagi jasad korban dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan,” jelasnya.

Menurut Tambunan seorang pelaku sudah kita amankan. Pelaku dijerat Pasal 170 Yo Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2