Waspada
Waspada » Warga Diimbau Hati-hati Beli Kendaraan Bermotor Bekas
Medan

Warga Diimbau Hati-hati Beli Kendaraan Bermotor Bekas

KAPOLDASU Irjen Martuani Sormin didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan menginterogasi DL, tersangka pemalsu STNK, Jumat (21/2) saat menggelar rilis hasil tangkapan di Polres Pelabuhan Belawan. Kapoldasu mengimbau warga agar hati-hati membeli kendaraan bekas. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KAPOLDASU Irjen Martuani Sormin didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan menginterogasi DL, tersangka pemalsu STNK, Jumat (21/2) saat menggelar rilis hasil tangkapan di Polres Pelabuhan Belawan. Kapoldasu mengimbau warga agar hati-hati membeli kendaraan bekas. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

BELAWAN (Waspada): Warga diimbau hati-hati beli kendaraan bermotor bekas bila tidak ingin tertipu atau berurusan dengan petugas kepolisian.

“Warga diimbau hati-hati beli kendaraan bermotor bekas, karena banyak orang jadi korban penipuan,” tegas Kapoldasu Irjen Martuani Sormin, Jumat (21/2).

Dia mengatakan itu usai menginterogasi tersangka pemalsu STNK saat menggelar rilis hasil tangkapan di Polres Pelabuhan Belawan.

Menurut Kapoldasu, kendaraan bermotor bekas yang baru dibeli ternyata dari hasil dari tindak kejahatan. Bahkan STNK-nya ternyata palsu.

Didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan, Irjen Martuani Sormin meminta warga masyarakat agar mengecek kondisi sepedamotor dan STNK tersebut di Sistem Adsminitrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Ditlantas Poldasu.

Ini dimaksudkan untuk mengetahui status sepedamotor atau mobil terdaftar di SAMSAT atau tidak sehingga terhindar dari membeli kendaraan bermotor hasil tindak kejahatan.

“Tindak kejahatan yang dilakukan oleh tersangka DL ternyata sudah berlangsung dua tahun dan telah mencetak ratusan STNK palsu,” ujar Kapoldasu.

Dia menambahkan berkas tersangka DL akan secepatnya dilimpahkan ke jaksa penuntut umum untuk disidangkan.

Karena telah melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen negara dengan ancaman 7 tahun hukuman penjara.

“Sudah 2 tahun, tersangka DL mencetak STNK palsu dan praktik ini terbongkar setelah polisi menangkap dua pemuda yang sedang transaksi sepedamotor hasil curian di salah satu bengkel sepedamotor di Medan Labuhan,” jelas Kapoldasu.

Kunci Kontak

Tersangka DL ditangkap oleh personil Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan pada Selasa (11/2) lalu. Awalnya, polisi menangkap dua pria yang hendak transaksi sepedamotor hasil curian di salah satu bengkel sepedamotor.

Sebelum dijual, mekanik bengkel memperbaiki kunci kontak sepedamotor tersebut yang sudah rusak.
Petugas curiga karena sepedamotor dijual dengan harga murah tanpa dilengkapi dengan dokumen kepemilikan.

“Setelah kedua pelaku diinterogasi, ternyata STNK sepedamotor tersebut ternyata palsu dan diproduksi oleh tersangka DL. Selanjutnya polisi  meringkus tersangka DL di rumahnya,” jelas Kapoldasu.

Dari rumah tersangka DL, polisi menyita 1 unit laptop, 5 lembar STNK palsu, 50 lembar kertas kosong dan mesin printer sebagai barang buktinya.

Sementara itu, tersangka DL mengaku sudah ratusan STNK yang dipalsukannya dan STNK palsu berikut unit sepedamotor curian sudah tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Di antaranya Medan, Binjai, Belawan, Pematangsiatar dan Deliserdang.

“Sudah 2 tahun aku membuat STNK palsu dan sudah ratusan STNK palsu yang kucetak,” aku tersangka DL.
Pria berinisial DL  asal Pulau Nias  diduga sebagai ‘otak’ pemalsuan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK) ini kini mendekam dalam sel Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan. (h04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2