Waspada
Waspada » Walikota Medan Diharap Fokus Tangani Stunting
Medan

Walikota Medan Diharap Fokus Tangani Stunting

Gubsu Edy Rahmayadi atas nama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menjadi Wali Kota Medan periode 2021-2024 dan H Aulia Rachman SE menjadi Wakil Wali Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman Medan, Jumat (26/2). Waspad/ist
Gubsu Edy Rahmayadi atas nama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menjadi Wali Kota Medan periode 2021-2024 dan H Aulia Rachman SE menjadi Wakil Wali Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman Medan, Jumat (26/2). Waspad/ist

MEDAN (Waspada): Sah sudah pemimpin Kota Medan dilantik. Banyak harapan masyarakat dan berbagai pihak agar terwujudnya kota Medan yang dibanggakan dari semua bidang. Salah satu di antaranya, Bobby Aulia fokus tangani masalah stunting.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  Cabang Medan dr Wijaya Juwarna mengucapkan syukurnya atas Kota Medan kini telah memiliki Walikota Medan dan wakilnya.
“Alhamdulillah Kota Medan telah memiliki Walikota dan Wakil Walikota untuk mengemban amanah kepemimpinan beberapa tahun kedepan, tentunya banyak hal yang akan dilakukan demi memajukan kota yang dari segi usia tentunya sudah dewasa ini dan tentunya pandemi Covid-19  tentunya masih menjadi salah satu problem dari sisi kesehatan,” ucapnya.
Untuk itu menurutnya, Puskesmas sebagai lini terdepan pelayanan kesehatan harus dijadikan media yang baik untuk deteksi dini penyakit yang dapat menjadi sumber infeksi ataupun penularan
Jika deteksi dini berjalan baik maka fungsi preventif dapat optimal, di mana fungsi preventif dan promotif dikatakannya harus digalakkan, sehingga kualitas layanan kesehatan dapat lebih ditingkatkan.
Di sisi lain sebutnya kesehatan lingkungan harus menjadi program utama demi menopang kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Daerah pinggiran sungai harus baik dan asri, air sungai yang bersih dan mengalir dengan lancar begitu juga parit dan saluran air lainnya.
“Jika lingkungan sehat, maka sehatlah masyarakat Kota Medan, Jika masyarakat sehat, maka perekonomian juga terjaga dengan baik,” katanya.

Pertumbuhan Ekonomi

Pengamat Kesehatan yang juga menjabat Ketua IAKMI Pengda Sumut dan Sekretaris Prodi S2 FKM USU, Destanul Aulia SKM MBA MEc PhD mengatakan, beberapa hal yang diharapkannya kepada pemimpin kota Medan.
Di antaranya, bahwa sebutnya pertumbuhan ekonomi kota Medan merosot karena covid 19.
Untuk itu perlu ada jaminan keamanan kesehatan bagi dunia usaha untuk melakukan aktivitas.
Misalnya dengan melakukan pengecekan, pemantau dan penjamin terhadap pelaku ekonomi seperti  ukm, kafe, hotel dan tempat publik adalah telah menjalankan protokol covid 19 agar pelanggan atau masyarakat merasa aman, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan.
Kemudian pintanya harus ada kepastian semua masyarakat terdaftar dan terdata untuk pemberian vaksin 3 memastikan anjuran 3M dan 5M tetap berjalan.
“Saya minta walikota dan wakil walikota yang baru saja dilantik juga fokus pada penyelesaian stunting di beberapa kecamatan di kota medan,  penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes dan stroke dan penyakit menular seperti TB, Pnemonia dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui program preventif dan promotif,” tandasnya. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2