Wali Kota Medan Sedang Mencari  Formula Gaji Kepling Dan PHL

Wali Kota Medan Sedang Mencari  Formula Gaji Kepling Dan PHL

  • Bagikan
GAJI. Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mengatakan, Pemko Medan masih mencari solusi bagaimana supaya gaji kepala lingkungan (Kepling) dan petugas harian lepas (PHL) tidak jadi dipotong. Ilustrasi
GAJI. Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mengatakan, Pemko Medan masih mencari solusi bagaimana supaya gaji kepala lingkungan (Kepling) dan petugas harian lepas (PHL) tidak jadi dipotong. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mengatakan, Pemko Medan masih mencari solusi bagaimana supaya gaji kepala lingkungan (Kepling) dan petugas harian lepas (PHL) tidak jadi dipotong.

“Kita bersama Pak Wali sedang mencari formulanya supaya gaji mereka tidak jadi dipotong. Pak Wali sendiri sangat miris dengan pemotongan gaji Kepling dan PHL. Kita sudah menanyakan kepada bagian keuangan terkait pemotongan gaji seluruh Kepling dan PHL di jajaran Pemko Medan,” kata Aulia kepada Waspada usai melaksanakan Shalat Jumat di masjid Kantor Wali Kota Medan, Jumat (5/3).

Aulia mengungkapkan, dari keterangan bagian keuangan pemotongan (gaji) terjadi karena PAD Pemko Medan turun, sehingga berimbas kepada pemotongan gaji Kepling dan PHL “Makanya saya bersama Pak Wali terus mencari formula apa dibuat supaya gaji mereka tidak jadi dipotong,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Medan mengurangi gaji PHL dan Kepling akibat pandemi Covid-19. Pengurangan ini berdasarkan surat edaran No900/0647 tentang pengurangan gaji PHL.

Dalam surat tertanggal 5 Februari 2021 tersebut ada pun alasan pengurangan besaran gaji yang diterima PHL dan Kepling dikarenakan keterbatasan APBD 2021 akibat pandemi Covid-19.

Disesuaikan Gaji ASN

Pelaksana tugas (Plh) Wali Kota Medan Wiriya Alrahman membenarkan adanya pengurangan gaji PHL dan Kepling disesuaikan dengan gaji ASN golongan II.

“Kalau tahun lalu gaji Rp3,2 juta lebih. Dengan pertimbangan APBD turun dari Rp6,3 triliun jadi Rp5,3 triliun. Pendapatan menjadi anjlok akibat Covid-19. Berdasarkan kajian  tim, tidak mungkin mengikuti UMK terus,” jelasnya, Senin (22/2).

Saat ini gaji PHL dan kepala lingkungan ditetapkan sebesar Rp3juta per bulan. Disesuaikan dengan buruh. Kemudian dari besaran itu dipotong untuk BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

“Dengan penyesuaian gaji PHL dan kepala lingkungan di 2021, ada sekitar Rp30 miliar anggaran yang dihemat,” tambahnya. (m26)

  • Bagikan