Wali Kota Luncurkan Kesawan City Walk Dan E-Parking

Wali Kota Luncurkan Kesawan City Walk Dan E-Parking

  • Bagikan
Wali Kota Medan Bobby Nasution secara resmi meluncurkan Kesawan City Walk  menuju Medan The Kitchen of Asia dari depan bangunan bersejarah sekaligus landmark Kota Medan rumah Tjong Afie Jalan Ahmad Yani Medan. Waspada/ME Ginting
Wali Kota Medan Bobby Nasution secara resmi meluncurkan Kesawan City Walk  menuju Medan The Kitchen of Asia dari depan bangunan bersejarah sekaligus landmark Kota Medan rumah Tjong Afie Jalan Ahmad Yani Medan. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Wali Kota Medan Muhammad  Bobby Afif Nasution meluncurkan Kesawan City Walk  menuju Medan The Kitchen of Asia sekaligus E-Parking dari depan bangunan bersejarah sekaligus landmark Kota Medan yakni rumah Tjong Afie Jalan Ahmad Yani Medan, Minggu (28/3).

Dipilihnya Rumah Tjong A Fie, karena dianggap sebagai simbol kerukunan di Kota Medan. Sebab, semasa hidupnya Tjong A Fie suka membantu tanpa memandang etnis orang yang dibantu, termasuk membangun Masjid Lama Gang Bengkok.

Oleh karenanya, rumah Tjong A Fie merupakan salah satu warisan budaya yang harus dijaga dan dilindungi hari ini dan ke depannya.

Peluncuran berlangsung meriah, selain ditandai dengan pemukulan gordang sambilan juga diisi dengan sejumlah atraksi.

Seperti penampilan koreografi dengan judul Kitchen, tarian multietnis dan peragaan mengolah pizza (swing in pizza) yang ditampilkan Agung, salah seorang chef yang sengaja didatangkan dari ibukota Jakarta serta seni menghias buah. Kemudian sejumlah komunitas seperti sepeda ontel dan vespa juga hadir guna meramaikan peluncuran tersebut.

Selama peluncuran berlangsung, protokol kesehatan tetap diterapkan dengan sangat ketat. Petugas Polwan dari Polrestabes Medan serta Satpol PP langsung menegur warga apabila kedapatan tidak memakai maupun membuka masker.

Kemudian berulangkali mengingatkan kepada warga agar menjaga jarak dan tidak  berkerumun selama peluncuran  berlangsung. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Selain itu guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung yang datang, dari sebanyak 116 pedagang yang berjualan di kawasan tersebut, 113 pedagang sudah divaksin.

Begitu juga seluruh petugas yang ditempatkan di Kesawan City Walk tersebut. Seluruh pedagang telah membuat surat perjanjian untuk senantiasa disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan para petugas yang melakukan pengawasan.

Didampingi istri sekaligus Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution, menantu Presiden RI itu mengungkapkan, Pemko Medan selalu mencoba menjaga pluralisme dan keberagaman ini menjadi salah satu kekuatan.

Usung Kuliner

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaganya dengan mengusung kuliner, sebab setiap etnis dan budaya memiliki kuliner khas masing-masing.

Tidak hanya itu, tapi juga cara memasaknya, bagaimana cara memakannya dan kapan makanan itu boleh dimakan.

“Itu semuanya ada tradisinya masing-masing. Semua itu belum pernah kita eksplore secara mendalam. Oleh karena itu, kami Pemko Medan sangat percaya diri mengatakan Medan The Kitchen of Asia karena hampir seluruh etnis di Asia terwakilkan di Kota Medan.

Orang mungkin selama ini berpikir The Kitchen of Asia adalah dapurnya Asia, kayaknya kurang bagus Medan dijadikan dapur karena biasanya dapur ada di bagian belakang sebuah bangunan yang tidak pernah tampak karena isinya semrawut dan segala macam,” kata Bobby.

Itu sebabnya, dalam konsep The Kitchen of Asia, Bobby ingin menggali potensi kuliner di Kota Medan.

Sebab, kuliner yang ada itu tidak hanya tiba-tiba ada di piring dan siap untuk dimakan, tetapi ada proses  memasaknya.

Entertainment

Untuk itu, Bobby ingin menghadirkan proses memasak itu dari mulai bahan mentah sampai siap saji menjadi entertainment  menarik yang dapat dinikmati pengunjung.

“Kita lihat sekarang chef saat ini terkenal sama seperti artis dan penyanyi. Pengikut mereka cukup banyak, bahkan ada salah satu etnis yang menyajikan makanan tradisionil di youtube viewers (yang melihat) sampai jutaan orang.” ungkapnya.

Wali Kota mengatakan kebaragaman aneka kuliner dari semua etnis dan budaya yang ada di Kota Medan bisa menjadi The Kitchen of Asia. Guna mewujudkan hal itu, ia memulainya dari kawasan kota lama Kesawan.

Sebab, kawasan itu dipenuhi banyak bangunan tua yang kaya akan nilai historis sehingga menjadi salah satu daya tarik yang sangat kuat.

Selain mengusung kuliner dan bangunan tua, wali kota juga ingin seni dan budaya warisan leluhur ikut mewarnai The Kitchen of Asia dengan menghadirkan pertunjukan seni, pakaian tradisionil dari semua etnis, bahkan mungkin juga alat-alat perangnya seperti keris dan tombak. ”Melalui The Kitchen of Asia, kami ingin etnis dan kuliner di Kota Medan ini nanti bisa berkembang,” harapnya.

Selain Kewasan City Walk, wali kota juga meluncurkan E-Parkir dan kawasan Kesawan akan menjadikan lokasi percontohannya.

Menurut wali kota, langkah itu dilakukan sebagai upaya Pemko Medan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Sebab saat ini telah memasuki era revolusi industri 4.0. Itu sebabnya, Pemko Medan ke depannya akan berkomitmen agar pembayaran di Kota Medan dilakukan dengan cashless.

Sebagai langkah awal, jelas wali kota, Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan Kota Medan telah melakukan pembayaran uji KIR dengan non tunai melalui QRIS dan QREN, serta  kemudian diikuti dengan E-Parking.

“Itu kita lakukan agar tidak ada lagi potensi kehilangan anggaran dan PAD. Oleh karenanya kita bekerja sama dengan PT Bank Sumut untuk menghadirkan sistem pembayaran cashless pakai aplikasi QRIS dan QREN. Bayar pake barcode dan nantinya  seluruh tenant yang ada di kawasan Kesawan ini nantinya juga harus menggunakan pembayaran cashless,” paparnya.

Langkah itu, tegas wali kota, dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan PAD, bukan untuk menguntungkan berbagai pihak.Perbaikan akan terus kami lakukan dengan selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat Kota Medan guna mencari solusi bersama-sama.

“Semangat berkolaborasi  harus terus di lakukan sehingga Kota Medan ini bisa dibanggakan di tingkat nasional bahkan global,” harap Wali Kota yang melakukan peninjauan ke angkringan-angkringan sekaligus berdialog dengan pedagang usai prosesi soft launching.

Dikembangkan

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, Benny Iskandar didampingi Kepala Dinas Perhubungan Iswar Lubis dalam laporannya menjelaskan, selain melambangkan keanekaragaman etnis di Kota Medan, Kesawan City Walk ini juga mengangkat kembali sejarah berikut nilai-nilai.

Potensi ini akan terus dikembangkan dengan semangat kolaborasi antar OPD di lingkungan Pemko Medan maupun pihak luar.

“Kesawan City Walk sebagai tindak lanjut pertama untuk mendukung visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan untuk menghidupkan kembali wisata pedestrian agar masyarakat peduli dengan sejarah dan kebudayaan. Potensi ini akan terus dikembangkan dengan semangat kolaborasi antar OPD di lingkungan Pemko Medan maupun pihak luar,” terang Benny.

Benny mengungkapkan, saat ini jumlah pedagang yang berjualan sebanyak 116 pedagang dan sebanyak 113 pedagang telah divaksin dan begitu juga dengan seluruh petugas di Kesawan City Walk. Hal ini untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman pengunjung.

Di samping itu, seluruh pedagang juga wajib menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat berjualan sebagaimana perjanjian yang telah mereka buat dengan Dinas Koperasi dan UMKM Medan.

Apresiasi

Sedangkan Ketua DPRD Medan Hasyim sangat mengapresiasi atas gebrakan yang dilakukan wali kota.

Dikatakannya, Kesawan City Walk menuju Medan The Kitchen of Asia ini salah dari beberapa gebrakan yang dilakukan wali kota yang baru sebulan lebih menjabat ini.

“Apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Medan, meskipun baru sebentar menjabat telah mendobrak penghalang-penghalang kemajuan Medan,”  kata Hasyim.

Dia menambahkan pembenahan kawasan heritage Kesawan yang dipadukan dengan pemberdayaan UMKM di bidang kuliner serta penataan lalu lintas dan perparkiran adalah sebuah langkah maju yang layak diapresiasi dan didukung.

Soft launching turut dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Dirut Bank Sumut M Budi Utomo, Kapolrestabes  Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar, serta asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. (m26)

Waspada/ME Ginting

Wali Kota Medan Bobby Nasution secara resmi meluncurkan Kesawan City Walk  menuju Medan The Kitchen of Asia dari depan bangunan bersejarah sekaligus landmark Kota Medan rumah Tjong Afie Jalan Ahmad Yani Medan. Waspada/ME Ginting

  • Bagikan