Wali Kota Baru Diharapkan Wujudkan Kesejahteraan Di Medan Utara

Wali Kota Baru Diharapkan Wujudkan Kesejahteraan Di Medan Utara

  • Bagikan
Hadi Suhendra ST. Waspada/Ist
Hadi Suhendra ST. Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Kondisi wilayah bagian utara kota medan yang meliputi 4 kecamatan, yaitu Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Deli.

Kondisinya hingga saat ini belum layak untuk menjadi penyangga Kota Medan sebagai kota metropolitan.

Pasalnya, ketimpangan serta beragam permasalahan yang ada merupakan lekerjaan rumah yang tidak ringan.

“Perlu kiranya perhatian lebih serius dengan berbasis inovatif kreatif  oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang baru untuk membangun kawasan Medan Utara,” ujar Hadi Suhendra ST,  tokoh muda progresif Medan Utara kepada Waspada Jumat (5/3) di Belawan.

Dijelaskan Hadi Suhendra,  kompleksnya masalah yang ada, baik dalam hal infrastruktur, ketenagakerjaan dan pemukiman masyarakat saat ini, menyebabkan wajah wilayah Medan Utara terkesan jauh dari sentuhan pemerintah kota.

Padahal wilayah Medan utara merupakan salah satu lumbung pemasukan terbesar Kota Medan.

“Kecamatan Medan Belawan adalah salah satu contoh nyata bahwa putaran ekonomi yang tinggi ternyata tidak berbanding lurus dengan kehidupan masyarakatnya, minimnya peluang kerja bagi kaum usia kerja masyarakat lokal membuat tingkat pengangguran semakin tinggi dan berpotensi menciptakan kerawanan sosial, sehingga berpengaruh kepada aktivitas perekonomian dan investasi,” sebut Hadi.

Kumuh

Kajian Tata ruang yang minim konsep serta infrastruktur yang kurang memadai, tambah Hadi, membuat kesan kumuh.

Hal ini belum ditambah lagi dengan persoalan banjir rob yang kerap melanda hampir setiap bulan, sehingga mempengaruhi kualitas kesehatan, psikologis dan ekonomi masyarakat.

“Untuk itu perlu sebuah konsep pengelolaan kota yang baik dan berorientasi kepada kesejahteraan dan kenyamanan regional, itu vocal point atas sebuah harapan yang perlu kami sampaikan kepada lemimpin baru Kota Medan,” ujar Hadi.

Hadi yakin bahwa Bobby Afif Nasution dan Aulia Rahman, yang baru saja dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, memiliki tipikal Servant Leadership, yaitu model pemimpin yang melayani dan cenderung lebih mengutamakan kebutuhan, kepentingan dan aspirasi rakyatnya, jadi orientasinya adalah melayani, berpandangan holistik dan bekerja dengan standar moral spiritual.

“Jadi  sebagai bagian dari kaum muda, disamping penuh keyakinan tentu kami sangat berharap kepada keduanya yang tergolong masih muda dan enerjik dapat mengambil langkah spektakuler (spectacular steps) dalam mengatasi permasalahan yang ada di Medan Utara, agar kami para kaum milenial bisa mengambil contoh dan yakin bahwa usia bukanlah persoalan bagi kaum muda untuk memimpin sebuah kota ke 3 terbesar yang penuh corak dan ragam tantangan,” ujarnya lagi. (m27)

 

  • Bagikan