Wagubsu Apresiasi Menko Perekonomian Bantu Masyarakat Terdampak PPKM

Wagubsu Apresiasi Menko Perekonomian Bantu Masyarakat Terdampak PPKM

  • Bagikan
WAGUBSU Musa Rajekshah, didampingi Kadis PMD Aspan Sofian, Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Sumut Restuty Handayani Saragih dan Mayor Handoyo, serta LO BNPB Mayjen (Pur) Dahlan Harahap, saat memberikan penjelasan kepada wartawan. Waspada/Ist
WAGUBSU Musa Rajekshah, didampingi Kadis PMD Aspan Sofian, Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Sumut Restuty Handayani Saragih dan Mayor Handoyo, serta LO BNPB Mayjen (Pur) Dahlan Harahap, saat memberikan penjelasan kepada wartawan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah (Ijeck), menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto. Karena sebagai Koordinator Penanggulangan Covid-19 Pusat, telah bekerja cepat membantu masyarakat yang terkena dampak dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan 3.

Pernyataan itu disampaikan Wagubsu Ijeck, kepada wartawan, di Kantor Gubsu, Rabu (28/7). Yakni usai dia mengikuti rapat koordinasi (Rakor) tentang Penanganan Covid-19 di luar Pulau Jawa dan Bali, secara virtual.

Saat berbicara kepada wartawan, Ijeck didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Aspan Sofian, Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Sumut Restuty Handayani Saragih dan Mayor Handoyo, serta LO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk Satgas Covid-19 Sumut Mayjen (Pur) Dahlan Harahap.

Rakor tersebut dilaksanakan oleh Kantor Kemenko Perekonomian, dengan peserta lima pemerintah provinsi yang termasuk dalam perhatian khusus peningkatan Covid-19. Yakni Sumut, Sumatera Barat (Sumbar), Kalimantan Timur (Kaltim), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.

Dari Rakor itu, Wagubsu Ijeck mengungkapkan, pemerintah pusat, melalui Menko Perekonomian sebagai koordinator, sangat memahami kesulitan masyarakat yang dampak PPKM level 4 dan level 3 tersebut. Yakni dengan akan dan sudah mulai menyalurkan berbagai bantuan.

Untuk Sumut sendiri, kata Ijeck, ada satu daerah yang masuk dalam katagori PPKM Level 4, yakni Kota Medan, dan 22 kabupaten/kota yang masuk dalam level 3. Seluruh masyarakat yang terdampak di kabupaten/kota ini akan mendapatkan bantuan. ‘’Mewakili masyarakat Sumut, saya mengucapkan terimakasih, atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Menko Perekonomian ini,’’ katanya.

Seperti dipaparkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Rakor tersebut, kata Ijeck, pemerintah pusat sudah menyiapkan beberapa jenis bantuan yang akan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yakni kartu Sembako, subsidi internet, subsidi listrik, bantuan beras dan bantuan untuk UMKM.

Terhadap program itu, Ijeck berharap pemerintah kabupaten/kota agar segera melakukan pendataan KPM dengan baik.

Hal ini juga sesuai dengan instruksi Gubsu Edy Rahmayadi beberapa hari lalu, dengan tujuan agar tidak tidak terjadi kesalahan, dan penyalurannya nanti tepat sasaran. ‘’Dan kepada Menko Perekonomian sudah saya sampaikan bahwa Sumut siap untuk mendistribusikan bantuan-bantuan itu,’’ katanya.

Belum Memenuhi Kebutuhan

Menjawab pertanyaan, Wagubsu Ijeck menyebutkan, disadari bahwa beberapa jenis bantuan yang diberikan pemerintah ini, belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Namun harus juga dimaklumi bahwa , tidak mungkin juga seluruh anggaran diperuntukkan untuk bantuan sosial (Bansos). Karena ada juga kebutuhan-kebutuhan mendesak lainnya, seperti di bidang kesehatan masyarakat. ‘’Jadi, dibutuhkan kesabaran dan kerjasama masyarakat dalam menanggulangi Covid-19 ini,’’ katanya.

Ijeck memastikan, pemerintah tidak akan bisa bekerja sendiri dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Harus ada juga kesadaran masyarakat untuk menjada protokol kesehatan (Prokes), menjaga imunitas tubuh dan bersedian melakukan vaksinasi. ‘’Kita paham situasi ini sulit. Banyak masyarakat kita yang mencari nafkah hari ini untuk makan hari ini. Makanya, pemerintah mencoba memberikan bantuan,’’ ujarnya.

Selanjutnya, kata Ijeck, Pemprovsu juga mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan ataupun rezeki sedikit berlebih, untuk membuat kegiatan-kegiatan sosial untuk masyarakat.

‘’Bagi pengusaha, organisasi-organisasi, perkumpulan-perkumpulan maupun pribadi-pribadi, bantulah masyarakat sekitar kita. Karena masih sangat banyak masyarakat kita yang kekurangan. Entah itu bantuan berupa Sembako, nasi bungkus, dan sebagainya. Agar masyarakat bisa terbantu, karena pemerintah juga memiliki keterbatasan,’’ kata Ijeck.

Selain bantuan untuk masyarakat terdampak PPKM, kata Ijeck, Rakor hari itu juga mendiskusikan tentang persiapan ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19. Khusus untuk Sumut, menurutnya, saat ini sedang dipersiapkan Rumah Sakit (RS) darurat untuk isolasi terpusat.

Menurut Ijeck, untuk tahap pertama ini, Pemprovsu sedang menyiapkan 1.000 tempat tidur, yang akan disebar ke sejumlah RS. Termasuk juga akan menjadikan Asrama Haji Pangkalan Masyur, sebagai salah satu tempat isolasi pasien Covid-19.  (m07)

 

  • Bagikan