Video Tiktok Tampilkan Penjualan Knalpot Hasil Razia Hoax

Video Tiktok Tampilkan Penjualan Knalpot Hasil Razia Hoax

  • Bagikan
KASAT Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar memperlihatkan sejumlah knalpot blong sitaan hasil razia yang masih berada di kerangkeng penyimpanan di Pos Lantas Lapangan Merdeka Medan, Kamis (21/10). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KASAT Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar memperlihatkan sejumlah knalpot blong sitaan hasil razia yang masih berada di kerangkeng penyimpanan di Pos Lantas Lapangan Merdeka Medan, Kamis (21/10). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Video Tiktok yang memperlihatkan penjualan knalpot blong barang bukti sitaan hasil razia Satlantas Polrestabes Medan ternyata tidak benar alias hoax.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar menyebutkan, bahwa tayangan dalam video Tiktok tersebut ternyata tidak benar karena knalpot hasil sitaan tersebut masih ada di kerangkeng penyimpanan barang bukti di Pos Lalulintas Lapangan Merdeka Medan.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa vidio tersebut tidak benar atau hoax. Dari hasil pengecekan ke Baur Tilang, Aipda JF Manurung dan peninjauan langsung ke kerangkeng penampungan barang sitaan, barang bukti itu masih berada di dalam kerangkeng penampungan,” ungkap AKBP Sonny saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/10) via WhatsApp.

Dijelaskan Kasat Lantas, semua barang bukti hasil razia hingga kini masih berada di dalam kerangkeng pohon tepatnya di depan Pos Lantas Lapangan Merdeka.

“Terhadap orang yang sudah sengaja memposting video tersebut sedang dalam penyelidikan. Tujuannya untuk mengetahui motifnya memposting dan membuat narasi adanya penjualan knalpot,” tegas Kasat mengakhiri.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari ini, dunia maya dihebohkan dengan berita viral, terkait adanya tudingan dugaan, Satlantas Polrestabes Medan menjual kenalpot blong yang disita hasil penindakan dari pengemudi sepeda motor yang memakai knalpot motor tak sesuai dengan standar kebisingan yang sudah ditetapkan (knalpot blong).

Dalam akun tiktok milik @notyour1pe menuliskan bahwa awalnya ia ditindak personel lalu lintas Polrestabes Medan karena memakai knalpot blong pada tanggal 14 Oktober 2021.

Namun belakangan muncul iklan di market place tentang penjualan knalpot yang diduga mirip dengan knalpot blong tersebut. (m27)

  • Bagikan