Waspada
Waspada » Usai Sahur Jangan Tidur Lagi
Medan

Usai Sahur Jangan Tidur Lagi

Sahur. Ilustrasi
Sahur. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Banyak Orang usai melaksanakan sahur di bulan ramadhan kembali melanjutkan tidurnya. Seharusnya ini tidak dibenarkan karena dapat menggangu kesehatan tubuh.

Dikatakan Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Sumut (PDUI Sumut), Dr H Rudi Rahmadsyah Sambas mengatakan memang tidur usai sahur itu sulit dielakkan, namun ini harus benar-benar jangan dilakukan.

Adapun mengapa tidak dianjurkan tidur usai sahur karena dikhawatirkan akan menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan diantaranya dapat membuat kerja jantung menjadai berat, darah bisa mengental dan bisa menyebabkan sesak.

“Makanan sahur yang cenderung lemak dan berminyak pasti mengalir ke darah. Darah bisa mengental jika kita langsung tidur. Berbeda jika kita langsung beraktivitas darah akan lebih encer dan itu lebih baik bagi tubuh kita,” paparnya lagi.

Disarankannya, usai sahur itu bisa melakukan berbagai kegiatan untuk menghindarkan kantuk, seperti berzikir, mengaji, olahraga dan lainnya. Kegiatan ini mampu memperlancar peredaran darah pada tubuh.

“Hal lain yang tidak baik tidur usai sahur bisa membuat perut jadi besar. Inikan tidak baik, makanya hindarilah tidur setelah sahur,” ajaknya.

Sementara itu, dapat juga memicu penyakit diabetes, asam lambung bahkan obesitas.

Sebelumnya salah seorang ahli gizi di Medan, Albiner juga menyatakan memang ada waktu sedikit untuk beristirahat usai sahur namun sebaiknya digunakan untuk hal-hal yang bergerak.

Kendati bagi seseorang tegasnya bisa juga waktu usai sahur itu bisa digunakan untuk istirahat. Karena menurutnya dengan istirahat juga dapat membuat lebih kuat saat menjalankan ibadah puasa.

“Bisa saja digunakan buat istirahat, karena selama puasa tubuhkan lebih lama tidak di isi jadi tubuh menjadi lemas sehingga memang dibutuhkan istirahat atau mengurangi aktifitas,” tandasnya. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2