UPT TBSU Berkantor Di PRSU Sangat Tepat

  • Bagikan
GUBSU H Edy Rahmayadi memberikan cenderamata plakat Pemprovsu kepada Ketua Umum DKSU Baharuddin Saputra, SH, saat audiensi. UPT TBSU berkantor di TBSU dinilai sangat tepat. Waspada/ist
GUBSU H Edy Rahmayadi memberikan cenderamata plakat Pemprovsu kepada Ketua Umum DKSU Baharuddin Saputra, SH, saat audiensi. UPT TBSU berkantor di TBSU dinilai sangat tepat. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Dewan Kesenian Sumatera Utara Baharuddin Saputra, SH menegaskan, saat ini Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) berkantor di arena Pekan Raya Sumatera Utara ( PRSU ) dinilai sangat tepat.

UPT TBSU berkantor di PRSU sangat tepat untuk menghidupkan kembali Tapian Daya Sumut.

“Sejarah mencatat bahwa Gubernur Sumut Marah Halim Harahap di tahun70-an meresmikan Tapian Daya Sumut (Taman Impian Kebudayaan Sumatera Utara ), kepindahan TBSU semoga dapat menghidupkan kembali pungsi Tapian Daya yang dulu digagas sejumlah jurnalis dan seniman di antaranya alm Burhan Piliang dan alm Zakaria M.Passe, ” ujar Bahar, Selasa (22/9).

Kata dia, kini TBSU dipimpin Rahmad Hadi Saputra Harahap, SE diharapkan membawa angin segar perubahan ini. DKSU mendukung sepenuhnya Pempro Sumut dapat memberikan kepercayaan penuh kepada Upt..TBSU untuk menghidupkan kembali Tapian Daya yang kini menjadi Arena PRSU.

Bahar yakin ke depan bila TBSU sepenuhnya dipercaya mengelola dan memberdayakan Tapian Daya maka nuansa kemajuan dunia Kesenian akan terlihat progres kemajuannya untuk lebih baik.

Disebutkan dalam diskusi dengan Rahmad, terlihat obsesi untuk menggapai kemajuan yang signifikan, dibutuhkan waktu untuk memulainya dengan konsep yang modern.

Perlahan infrastruktur disana harus dibangun bertahap, untuk mewujudkan impian berdirinya gedung Kesenian yang refresentatif yang bisa mengakomodir seluruh aktifitas Seniman menampilkan karya karyanya.

Draft Pergub

Saat ini DKSU telah menyiapkan draf Pergub untuk dijadikan payung hukum yang dapat memberikan jaminan untuk bisa mengembangkan aktifitas dan dapat mengelola anggaran. secara mandiri.

“Jadi DKSU sebagai mitra kerja Gubsu secara regulasi sedang melengkapi keperluan untuk melahirkan payung hukumnya. Tidak benar kalau ada segelintir orang yang mengaku Seniman lalu menjustis seolah DKSU tidak bekerja. Mereka saya anggap tidak memahami keberadaan DKSU, sebaiknya jangan asal bicara,” ujar Bahar dengan santun.

Terkait dengan aksi sejumlah pekerja seni yang melakukan aksi reportoar di gerbang TBSU Jl Perintis Kemerdekaan, menurutnya itu hal wajar sebagai ungkapan aksi menyampaikan aspirasi.

“Boleh boleh saja, yang penting disadari bahwa kenyataan TBSU secara administrasi sudah pindah ke Arena PRSU, ” katanya.

Artinya gedung TBSU diserahkan kepada pihak Pemko Medan, dan Pimpinan Pemko Medan yang akan mengambil kebijakan selanjutnya. sesuai harapan bersama tentu tetap dijadikan arena pengembangan Kesenian yang baik. (m22/A)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.