Waspada
Waspada » Ulama Perempuan Miliki Peran Strategis Dalam Berdakwah
Medan

Ulama Perempuan Miliki Peran Strategis Dalam Berdakwah

KETUA Umum MUI Sumut Prof Dr Abdullah Syah MA bersama para lulusan dan pengajar serta panitia kegiatan berpoto bersama. Ulama perempuan memiliki peran strategis dalam berdakwah di tengah masyarakat, terutama kaum ibu. Waspada/Ist
KETUA Umum MUI Sumut Prof Dr Abdullah Syah MA bersama para lulusan dan pengajar serta panitia kegiatan berpoto bersama. Ulama perempuan memiliki peran strategis dalam berdakwah di tengah masyarakat, terutama kaum ibu. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Ulama perempuan miliki peran strategis dalam berdakwah di tengah masyarakat, terutama kaum ibu.

Ulama perempuan miliki peran strategis dalam berdakwah yang diharapkan jadi  pembimbing umat, khususnya persoalan keagamaan wanita.

Hal itu antaralain disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP-MUI) Sumatera Utara, Prof Dr H Abdullah Syah.

Dia mengatakan hal itu saat berlangsungnya pengukuhan 20 kader Ulama Perempuan angkatan pertama MUI Sumatera Utara di MUI Sumut, Senin (23/11).

Hadir Wakil Ketua Umum, Dr  H Maratua Simanjuntak, Dr H Arso, Dewan Pembina MUI, Dra Hj Yusnaini.

Penggagas Orientasi dan Pendidikan Kader Ulama Perempuaan oleh Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI Sumut diketuai Dra Hj Rusmini MA dan Sekretaris Dra Hj Wan Khairunnisah, MA serta undangan lainnya.

Lebih lanjut disebutkan Ketua MUI Sumut, agar para kader ulama, menyampaikan ilmu yang telah dipelajari selama 4 bulan pendidikan.

Selain itu hendaknya dapat terus ditingkatkan dengan terus menerus belajar sebagai kewajiban umat yang tidak boleh berhenti dari buaian hingga akhir hayat tersebut.

Karena itu, pesan ketua MUI, diharapkan kepada kader ulama perempuan dapat menjadi tauladan  dan aktif memberi dakwah dengan tujuan utama semakin memperkokoh keimanan, ketakwaan dan ukhuwah sebagi umat yang menjadi rahmat bagi sekalian alam tersebut.

Hal lain disampaikannya agar kader ulama perempuan Sumut menjadi pembimbing umat khususnya persoalan keagamaan wanita.

Menggali Alquran

Sementara Dr H Azhar Sitompul mewakili tenaga pendidik peserta kader ulama, mengajak umat Islam untuk semakin giat menggali Alquran sebagai sumber dari segala sumber ilmu dan mengatur segala aspek kehidupan untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat kelak.

Dia juga menyampaikan sangat tingginya kebutuhan ulama perempuan mengingat tingginya jumlah jemaah wanita serta semakin pesatnya perkembangan zaman saat sekarang ini.

Saat pengukuhan disebutkan bahwa, peserta didik atas nama,Latifah Hanum Lubis dari Medan berhasil menjadi lulusan terbaik dengan indeks prestasi 3,41.

Sedangkan terbaik kedua diraih, Rapika Nisa M.Pd asal Kabupaten Langkat dengan indeks prestasi 3,40.

Selanjutnya mahasiswi dari Padanglawas, Nursakinah Hasibuan dengan indeks prestasi 3,38.(m22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2