Turun Signifikan, Rumah Sakit Di Medan Mulai Kehabisan Pasien Covid-19

  • Bagikan
COVID-19. Ilustrasi
COVID-19. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Jumlah Pasien Covid-19 di rumah sakit di Medan terus menurun, seperti jumlah pasien yang ada di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) semakin minim.

Sub Koordinator Hukormas RSUPHAM, Rosario Dorothy Simanjuntak yang dikonfirmasi menyampaikan, bahkan saat ini, jumlah pasien Covid-19 yang mereka rawat saat ini, hanya tinggal 12 orang saja.

“Berdasarkan data per tanggal 1 November 2021 ini, pasien Covid-19 di RS Adam Malik berjumlah 12 orang,” ungkapnya, Senin (1/11).

Rosa menjelaskan, dibandingkan dengan puncak kasus yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), jumlah tersebut sudah sangat jauh menurun. Malah, untuk ruang ICU Covid-19, sambung dia, saat ini sudah dalam keadaan kosong.

“Untuk ICU per hari ini kosong, tapi kalau besok-besok kita nggak tahu, apa akan kembali terisi atau tidak,” jelasnya.

Memang, Rosa mengakui, saat kasus sedang memuncak, ruang ICU Covid-19 di rumah sakit milik Kemenkes ini selalu terisi penuh. Bahkan, dia menyebutkan, manajemen terpaksa harus membuat waiting list, karena tingginya angka rujukan.

“Untuk 12 pasien yang dirawat sekarang kondisinya dalam keadaan sedang, sehingga penanganan hanya dilakukan di ruang isolasi. Sebelumnya untuk ruang isolasi Covid-19 memang tidak pernah sampai waiting list seperti di ICU, namun memang jumlahnya sudah jauh menurun,” pungkasnya.

Terpisah, hal serupa juga terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan. Kasubbag Hukum dan Humas rumah sakit milik Pemko Medan ini, Edison Peranginanangin bahkan mengakui, hingga data Sabtu (30/10) kemarin, pasien sudah tidak ada lagi dirawat.

“Untuk pasien Covid-19 sudah kosong, baik itu di ruang isolasi maupun di ruang ICU. Mudah-mudahan kondisi ini bisa terus bertahan, dan pandemi Covid-19 dapat segera berakhir,” tandasnya.

Sementara berdasarkan data Kemenkes terkait perkembangan Covid-19, Provinsi Sumut disebutkan memperoleh angka yang tinggi untuk kasus kesembuhan sebanyak 105 orang, sehingga akumulasinya naik menjadi 102.625 kasus.

Sedangkan untuk kasus baru konfirmasi positif, Sumut hanya memperoleh penambahan sembilan orang menjadi 105.836. Lalu untuk kasus kematian tidak diperoleh penambahan, sehingga masih tetap berjumlah 2.887 orang.

Oleh karena itu, berdasarkan data tersebut maka jumlah penderita atau kasus aktif Covid-19 di Sumut juga mengalami penurunan yang signifikan. Di mana pada Jumat (29/10) kemarin masih berjumlah 431 orang, kini menyisakan 324 orang. (Cbud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *