Waspada
Waspada » Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan Bubarkan Angkringan Kesawan
Medan

Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan Bubarkan Angkringan Kesawan

TIM Satgas Pemko Medan ketika melakukan razia untuk bubarkan pengunjung dan pedagang Angkringan di kawasan Kesawan untuk menekan penyebaran virus Corona. Waspada/ME Ginting
TIM Satgas Pemko Medan ketika melakukan razia untuk bubarkan pengunjung dan pedagang Angkringan di kawasan Kesawan untuk menekan penyebaran virus Corona. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan bersama aparat Polrestabes dan Kodim 0201/BS kembali turun untuk bubarkan pengunjung dan pedagang Angkringan di kawasan Jl Ahmad Yani Kelurahan Kesawan, Sabtu (23/1) malam.

Razia itu dilakukan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam mencegah terjadinya kerumunan di wilayah Kota Medan. Langkah itu dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus Corona serta mencegah terjadinya cluster baru Covid-19.

Sebelum melakukan pengawasan dan penertiban, tim gabungan lebih dulu menggelar apel di Jl. Bukit Barisan dipimpin Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Alimuddin Sinurat.

Dalam apel tersebut, Kabag Ops mengingatkan agar seluruh personel yang turun pengawasan dan penertiban untuk melakukan pendekatan persuasif.

“Utamakan lakukan pendekatan persuasif bagi masyarakat maupun pelaku usaha sehingga mereka melaksanakan protokol kesehatan. Jika ditemukan ada kerumunan langsung bubarkan,” kata Kabag Ops mengingatkan.

Usai apel, tim gabungan selanjutnya bergerak menuju lokasi yang telah ditetapkan dalam pengawasan dan penertiban. Pertama kali pedagang angkringan seputar kawasan Kesawan yang menjadi target utama.

Sebab, kawasan itu selama ini selalu ramai dipenuhi pengunjung, terutama kawula muda sehingga acapkali mengabaikan prokes.

Tim gabungan mengawalinya di Jl. Ahmad Yani VII. Lapak belasan pedagang angkringan dipenuhi pengunjung, selain sebagaian besar pengunjung tidak mengenakan masker, mereka juga mengabaikan social distancing (jaga jarak).

Tinggalkan Lokasi

Dengan persuasif, tim minta kepada pedagang untuk menutup usahanya dan seluruh pengunjung segera meninggalkan lokasi.

Sebab, sesuai dengan Instruksi Gubsu No.188.54/1/IST/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat  Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumut bahwasannya jam operasi hanya sampai pukul 21.00 untuk pusat perbelanjaan dan pukul 22.00 untuk pelaku usaha pariwisata.

Guna mendukung efektifitas permintaan  penutupan, tim gabungan menggunakan mobil sound system milik Polrestabes Medan.

Pedagang pun pasrah, mereka segera menutup usahanya, sedangkan pengunjung langsung pergi meninggalkan lokasi usai membayar makanan dan minuman yang telah dipesan sebelumnya.

“Kami minta segera matikan lampu dan  tidak ada lagi yang berjualan, angkat seluruh barang-barangnya. Sedangkan pengunjung kami minta untuk meninggalkan tempat ini. Jangan coba-coba untuk buka setelah kami pergi. Apabila kedapatan berjualan kembali, petugas Satpol PP akan mengangkat seluruh barang dagangannya,” tegas petugas dari mobil sound system.

Setelah memastikan seluruh pedagang angkringan tutup di kawasan tersebut, tim gabungan selanjutnya bergerak menuju Jl Perdana.

Permintaan  penutupan kembali dilakukan, pedagang pun pasrah. Meski pengunjung yang hadir cukup banyak, mereka menutup usahanya dan seluruh pengunjung membubarkan diri dengan membawa kenderaannya masing-masing baik sepeda motor maupun mobil. (m26)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2