Tim Ad Hoc Tak Campuri Seleksi Calon Komisioner KIP

Tim Ad Hoc Tak Campuri Seleksi Calon Komisioner KIP

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), Franky Partogi Wijaya Sirait (foto) menegaskan, kehadiran tim ad hoc Komisi Informasi Publik (KIP) dalam proses selekesi komisioner KIP tidak akan mencampuri kewenangan komisi untuk menentukan calon-calon yang akan dipilih.

“Tim ini sifatnya teknis membantu mengusulkan, menyusun dan mengatur jadwal waktu kegiatan fit and proper test hingga pemilihan calon komisioner,” kata Partogi saat dikonfirmasi, terkait tim ad hoc KIP Sumut di ruang kerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (19/10/2021).

Anggota DPRD Sumut dati Fraksu PDI Perjuangan ini merespon penolakan fraksi di DPRD Sumut terkait pembentukan tim ad hoc pasca diterimanya nama 15 calon komisioner KIP dari Pemprovsu beberapa waktu lalu.

Menyikapi ini, Partogi menyebutkan kehadiran tim ad hoc lebih membantu kepada hal-hal teknis untuk menentukan, misalnya jadwal waktu pertemuan fit and proper test agar tidak saling berbenturan dengan tugas-tugas tim ad hoc, yang juga merupakan anggota komisi A DPRD Sumut.

“Kan anggota dewan ini ada yang bertugas di Banmus, komisi, sehingga kita berusaha menyesuaiakan waktu mereka dengan tepat dan tidak saling berbenturan,” ujarnya.

Saat disinggung terkait adanya aroma politis dalam pemilihan komisioner KIP ini, Partogi menepisnya.

“Tidak ada kita yang seperti itu. Saya hadir hadir di ad hoc untuk memantau praktik-praktik itu dan kalau kita protes,” cetusnya.

Tidak hanya hanya itu, ketika disinggung apakah dirinya ada pemanggilan fraksi terkait tim ad hoc ini, Partogi menegaskan tidak ada dan sudah diberikan penjelasan kepada fraksi bahwa tim ad hoc ini bekerja independen dan lebih mengarah kepada teknis pelaksanaan waktu pemilihan.

Sebelumnya, Komisi A DPRD Sumut akan melalukan uji kelayakan dan kepatutan kepada 15 calon komisioner kip selama 30 hari yang dimukai, Rabu (27/10/2021).

Berikut 15 Nama Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, yakni Abd Harris Dr SH MKn, Ahmad Yasir Lubis SH MH, Amrizal SE, Khairil Hudha SSos, Dr Cut Alma, Nuraflah MA, Dedy Ardiansyah, Edy Syahputra Drs, Endang Junaidi, Galumbang Hutagalung SE MMPhD, H Harun Ismail Sitompul SH, Herry Dani SE MAB, Masrul Drs MPsi, Mayjen Simanungkalit Drs Muhammad Safii Sitorus SH, Sakhira Zandi Dr MSi. (cpb)

Teks foto

Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), Franky Partogi Wijaya Sirait. Waspada/Partono Budy

  • Bagikan