Waspada
Waspada » Besuk Istri Bupati, Tiga Pejabat Aceh Tenggara Ditangkap Di Medan
Medan

Besuk Istri Bupati, Tiga Pejabat Aceh Tenggara Ditangkap Di Medan

KAPOLRESTABES Medan Kombes Riko Sunarko didampingi Kasat Narkoba AKBP Ronny Nicolas Sidabutar saat ekspos tiga pejabat Aceh Tenggara ditangkap kasus narkoba di Medan. Waspada/Rudi Arman
KAPOLRESTABES Medan Kombes Riko Sunarko didampingi Kasat Narkoba AKBP Ronny Nicolas Sidabutar saat ekspos tiga pejabat Aceh Tenggara ditangkap kasus narkoba di Medan. Waspada/Rudi Arman

MEDAN (Waspada): Tiga pejabat Aceh Tenggara ditangkap Polrestabes Medan, karena memakai narkoba di Medan saat membesuk istri Bupati Aceh Tenggara, yang dirawat di rumah sakit.

Kapolrestabes Kombes Riko Sunarko, membenarkan tiga pejabat Aceh Tenggara ditangkap di Medan saat membesuk istri Bupati Aceh Tenggara.

“Pengakuan mereka ke Medan dalam rangka membesuk istri Bupati Aceh Tenggara yang dirawat di Rumah Sakit di Medan,” kata Riko Sunarko, Rabu (30/9).

Didampingi Kasat Reserse Narkoba AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Kombes Riko menjelaskan, para ASN ini R, 52, Kadis Perindag, warga Desa Kumbang Indah, Kec, Bandar, Kab. Aceh Tenggara.

S, 52, Staff Umum Pemkab di Aceh Tenggara, warga Terutung Payung Gabungan, Kel. Terutung Payung Gabungan, Kel Bambel.

Dan Z, 43. Bendahara Keuangan Pemkab Aceh Tenggara, warga Terutung Payung Gabungan, Kel Terutung Payung Gabungan, Kel, Bambel.

Serta tiga sopir yakni D, 40, warga Desa Kumbang Indah, Kec. Bandar, Kab. Aceh Tenggara. B, 52, warga Jl. Kutacane Blang Kejeren, Desa Kampung Baru, Kec, Bandar, Kab. Aceh Tenggara serta SEP, 48, warga Desa Kampung Baru, Kec. Bandar, Kab. Aceh Tenggara.

Dijelaskan Kapolrestabes, peristiwa berawak Minggu (27/9) sekira pukul 04:30 WIB di Hotel Grand Kanaya di Jl Darusalam, Kel, Babura, Kec. Medan Baru.

“Waktu itu sekira pukul pukul 01:00 WIB petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan mendapatkan informasi adanya penyalah guna narkotika di Jl Darusalam, Kel. Babura Kec Medan Baru tepatnya di Hotel Grand Kanaya,” jelas Riko.

Kemudian petugas dari Sat Res Narkoba Polrestabes Medan menuju ketempat yang diinformasikan tersebut dan petugas melakukan penangkapan terhadap 8 orang yang 6 orang laki-laki dan 2 perempuan (saksi) yakni SA dan IN.

6 Butir Ekstasi

Sebelumnya kedelapan orang tersebut berada di diskotik Jet Plane dan membeli 6 butir pil ekstasi dan habis digunakan untuk dugem.

Kemudian mereka lanjut ke Hotel Grand Kanaya dan sampai di parkiran Hotel Grand Kanaya dilakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian dan kendaraan tersebut.

Dan dari dalam mobil di samping lipatan tempat duduk supir ditemukan 1 butir ekstasi.

Selanjutnya, kedelapan diduga tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Res Narkoba Polrestabes Medan. Dari hasil tes urine ke 6 pria tersebut positif menggunakan narkoba.

Menurut Riko, pihaknya masih melakukan penyelidikan siapa yang menjual ekstasi kepada para tersangka karena pengakuan tersangka mereka membeli ekstasi di Medan.

“Para tersangka dikenakan Pasal Tindak Pidana Narkotika yaitu ”secara hak atau melawan hukum melakukan tindak pidana permufakatan jahat, memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman jenis ekstasi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal Pasal 112 Ayat (1) Jo 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Riko Sunarko. (m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2