Waspada
Waspada » Tidak Ada Dualisme Pimpinan PPM
Medan

Tidak Ada Dualisme Pimpinan PPM

KETUA PPM Pusat Samsudfin Siregar bersama pengurus dan anggota PPM Sumut foto bersama saat acara silaturahmi tahun baru 2020 di Medan. Waspada/Rustam Effendi
KETUA PPM Pusat Samsudfin Siregar bersama pengurus dan anggota PPM Sumut foto bersama saat acara silaturahmi tahun baru 2020 di Medan. Waspada/Rustam Effendi

MEDAN (Waspada ): Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM) Pusat Samsuddin Siregar mengatakan hingga saat ini tidak ada dua kepemimpinan PPM di Indonesia karena yang ada selama ini adalah pengakuan orang yang ingin mencari masalah dengan PPM.

Hal itu ditegaskan Samsuddin Siregar didampingi Ketua PPM Sumut Irwan Sembiring pada acara silaturahmi tahun baru 2020 di Medan, Mingggu (5/1).

“Kepada pengurus PPM Di seluruh Indonesia saya minta tetap tenang dan jangan terpancing emosi dengan ulah orang nakal tersebut dan biarkanlah hukum yang menyelesaikannya karen kita semua bersaudara,” kata Samsuddin.

Dijelsakan, PPM pimpinan Samsuddin Siregar adaah sebuah organisasi legal yang telah diakui negara dan disahkan Kemenhumkam RI. “Kita sudah surati beberapa Kementerian terkait mengenai hal ini bahkan laporan saya ke Polisi telah diterima dan jika semua berjalan sesuai rencana maka tidak lama lagi akan ada yang menjadi tersangka,” kata mantan anggota Komisi 3 DPR RI, itu.

Pada kesempatan itu, Samsuddin Siregar juga meminta kepada TNI, Polri, instansi pemerintah dan swasta serta masyarakat tidak melayani apalagi mendukung organisasi ilegal karena hal itu merupakan perbuatan melanggar hukum dan bisa dipidana.

“Tidak masalah mereka mumbuat itu yang penting kita selesaikan secara hukum dan kepada semua pihak baik TNI, Polri serta masyarakat jangan mendukung kegiatan ilegal itu, mari kita selesaikan masalah ini melalui pihak yang berwenang,” ujarnya.

Berubah

Pada kesempatan itu, Samsuddin Siregar juga meminta semua kader PPM untuk segera berubah agar bisa membantu negara dalam mengejar ketertinggalan pembangunan dibanding organisasi lain. “SDM PPM harus sudah berpikir maju dan persiapkan segala sesuatu untuk mengejar ketertinggalan. Saya akan membantu setiap anggota yang ingin mendapat proyek asal kriteria peusahaannya tercukupi dengan baik,” katanya.

Samsuddin memastikan, semua pimpinan instansi pemerintah akan menghadapi masalah jika berani menolak permintaan PPM selama permintaan itu tidak melanggar aturan. “Orang tua kita dulu sudah mati matian mempertahankan negara ini, jadi mari kita teruskan perjuangan cita cita mereka melalui pembangunan dan kalau ada yang menolak saya patikan akan menghadapi masalah,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua PPM Sumut Irwan Sembiring mengatakan penyelesain masalah PPM melalui jalur hukum sangat butuhkan. Namun upaya lain juga diperlukan seperti melalui jalur Presiden yang merupakan kepala negara.

“Kita semua bersaudara dan jangan terlalu mudah mengatakan kata kata yang kurang baik, biarkan hukum yang menyelesaikan dan jalur Presiden merupakan jalur terbaik untuk menyelesaikan masalah kita,” katanya.

Selain dihadiri seratusan anggota dan pengurus PPM se Sumut tampak hadir diantaranya Anggota Dewan Paripurna Nasional (Deparnas), Dewantara Sembiring, SH, MHum Wakil Ketua PPM Sumut Syafrudin Nasution, Wakil Sekretaris H Iza Usaman, SH, Ruli Afandi, SH, Ketua PPM Tanjungbalai, Arman Fadilah, Ketua PPM Deliserdamg Dina Katika Karfa dan Ketua PPM Tanahkaro Karbena Tarigan. (h03).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2