Terimbas PPKM Usaha Fotocopy Alami Penurunan Omset

Terimbas PPKM Usaha Fotocopy Alami Penurunan Omset

  • Bagikan
PELAKU bisnis perental dan penjual mesin fotocopy Ir. H. Rudi Zul,akui menurunnya omset saat ini. Waspada/Anum Saskia
PELAKU bisnis perental dan penjual mesin fotocopy Ir. H. Rudi Zul,akui menurunnya omset saat ini. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Imbas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) terhadap usaha jasa layanan sewa mesin fotocopy, memberi dampak yang sangat miris. Selain omset dari sewa menurun juga mesin terancam kembali kepada pemilik modal.

“Ya, sejak Pandemi ada, omset sewa mesin potocopy menurun. Ditambah adanya PPKM yang membatasi ruang gerak berkegiatan, makin sepilah. Mesin yang disewakan tidak jalan,” kata pelaku bisnis perental dan penjual mesin fotocopy bernama Ir. H. Rudi Zul, Senin (26/7).

Kata dia, memasuki PPKM lavel 4, membuat dunia usaha semakin tidak berdaya karena minimnya transaksi dan kegiatan dilapangan.

“Saat ini banyak perkantoran yang sudah menutup usahanya karena tidak dapat menutupi biaya operasional (bangkrut) ataupun mengambil kebijakan dengan sistem kerja ON-OFF untuk karyawannya agar dapat lebih effisien dalam pengeluarannya.

Daya beIi masyarakat sudah tidak dan semua pelaku bisnis juga pusing bagaimana mengatur pembayaran pinjaman bank, karena perputaran uang dilapangan saat ini macet mengakibatkan customer telat dalam melakukan pembayaran mesin sewa mesin fotokopi atau kredit mesin nya.

“Diperkirakan sampai akhir tahun 2021 ekonomi belum pulih, jika wabah covid 19 belum berakhir ujar Ir. H. Rudi Zul Adha .

Saat ditanya apa yang dia lakukan di suasana Pandemi dengan omset menurun drastis?

“Ya, saya tidak mau putus asa.

Saat ini, konsentrasi berpikir alih usaha apa sambil giat bersedekah. Sebab, yang terdampak bukan usaha saya saja tapi semua orang. Agar tenang, saya banyak berdoa dan bersedekah semoga Allah beri jalan keluar dan kemudahan pada usaha yang lain akan saya kerjakan,”ungkapnya sembari mengenang masa omset tinggi antara tahun 2013-2017.(m22)

 

  • Bagikan