banner 325x300

Tawuran, Dua Anggota Genk Motor Diamankan

  • Bagikan
Salah seorang anggota geng motor. POLSEK Delitua mengamankan dua anggota Genk Motor Simple Life (SL) yang terlibat tawuran di Jl. Eka Warni, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor, Senin (7/9) dinihari. Waspada/Ist
Salah seorang anggota geng motor. POLSEK Delitua mengamankan dua anggota Genk Motor Simple Life (SL) yang terlibat tawuran di Jl. Eka Warni, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor, Senin (7/9) dinihari. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polsek Delitua mengamankan dua anggota Genk Motor Simple Life (SL) yang terlibat tawuran di Jl. Eka Warni, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor, Senin (7/9) dinihari.

Kedua tersangka LA, 16 dan HP, 16, keduanya warga Jl. Perbatasan, Kel. Sari Rejo, Kec. Medan Polonia. Kondisi kedua orang anggota genk motor ini cukup memprihatinkan, wajahnya bonyok diduga dihajar lawan geng motornya.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap melalui Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Martua Manik kepada wartawan menjelaskan, penangkapan dua Genk Motor ini berawal adanya tawuran kedua kelompok Genk Motor di Jl. Eka Warni, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor.

Kondisi ini jelas membuat tidak nyaman warga sekitar yang sedang beristirahat. Personel Polsek Delitua yang mendapat kabar ini adanya keributan ini segera turun ke lokasi untuk membubarkan gerombolan genk motor yang didominasi anak remaja laki-laki ini.

“Kita mendapatkan informasi di Jl. Eka Warn,i Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor telah terjadi keributan, antara dua kelompok anak muda bersepeda motor,” kata Manik.

Polisi yang turun ke lokasi, dijelaskan Iptu Martua Manik, langsung membubarkan kerumunan massa sekaligus melakukan penggeledahan. Alhasil, melihat kedatangan polisi, kawanan genk motor kabur kocar-kacir meninggalkan lokasi tersebut.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal ini melanjutkan dari lokasi pihaknya turut mengamankan dua orang anggota geng motor Simple Life (SL) yakni LA dan HP.

“Saat diamankan dan diinterogasi keduanya mengaku anggota genknmotor SL,” kata Martua Manik.

Polisi kemudian membawa keduanya ke Polsek Delitua untuk menjalani pembinaan dan melakukan pemanggilan terhadap kedua orangtuanya.

“Setelah kedua orangtuanya datang, membuat surat perjanjian tidak membuat keonaran di tengah masyarakat, mereka kita pulangkan,” kata Kanit Reskrim Polsek Delitua. (m25)

  • Bagikan