Tausiyah MUI Kota Medan Bersama Ormas Islam Se Kota Medan

Tausiyah MUI Kota Medan Bersama Ormas Islam Se Kota Medan

  • Bagikan
KETUA Umum MUI Kota Medan, Dr H Hasan Matsum MAg, saat pertemuan silaturahim bersama Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Nasution, dengan agenda menyikapi Surat Edaran Wali Kota Medan, Kamis (15/7) di ruang kerja Wali Kota Medan. Waspada/Ist
KETUA Umum MUI Kota Medan, Dr H Hasan Matsum MAg, saat pertemuan silaturahim bersama Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Nasution, dengan agenda menyikapi Surat Edaran Wali Kota Medan, Kamis (15/7) di ruang kerja Wali Kota Medan. Waspada/Ist

 

MEDAN (Waspada): Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan bersama dengan pimpinan Ormas Islam Kota Medan yang diwakili oleh Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah dan Ketua Forum Silaturrahim (FOSIL) BKM Kota Medan menyikapi Surat Edaran Wali Kota Medan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sikap MUI Kota Medan dan Ormas Islam tersebut setelah dilakukannya pertemuan silaturahim bersama Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Nasution, dengan agenda  menyikapi Surat Edaran Wali Kota Medan, Kamis (15/7) di ruang kerja Wali Kota Medan.

Dikatakan Ketua umum MUI Kota Medan Dr H Hasan Matsum MAg, MUI Kota Medan memberi apresiasi dan dukungan kepada pemerintah terhadap berbagai upaya penanggulangan virus Covid-19 dan sangat memahami situasi yang sedang terjadi saat ini.

“Selanjutnya berkomitmen penuh untuk bersama-sama melakukan penanggulangan sesuai peran dan fungsi MUI Kota Medan dan ormas Islam agar masyarakat Kota Medan segera keluar dari Wabah Covid-19 serta segala dampak yang ditimbulkannya,” ujar Hasan Matsum kepada Waspada.

Setelah pertemuan tadi bersama Wali Kota, lanjutnya, Dewan Pimpinan MUI Kota Medan dengan menggelar rapat secara virtual bersama para pimpinan Ormas Islam yang diikuti oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Medan Prof Dr H Mohd Hatta, Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan, Ketua Al Ittihadiyah Kota Medan, Ketua Al-Jam’iyatul Washliyah Kota Medan, Ketua DMI Kota Medan, ketua FOSIL BKM Kota Medan.

Dimana dari hasil apat itu menghasilkan tausiyah, yakni menyikapi situasi keumatan yang berkembang dimasa PPKM Darurat, diharapkan ada kesejukan yang dirasakan oleh masyarakat Kota Medan khususnya pada saat Idul Adha ini, yaitu umat Islam Kota Medan tetap dapat melaksanakan ibadah secara berjamaah dengan baik dan khusyu.

“Sebab momentum Idul Adha merupakan bagian dari ghirah umat serta menjadi bagian dari ekspresi bersilaturahim,” jelasnya.

Untuk itu dalam rangka mendukung dan mengapresiasi upaya pemerintah tentang PPKM Darurat, dan meyakini bahwa umat Islam Kota Medan akan melaksanakan shalat Idul Adha, maka MUI Kota Medan bersama ormas Islam Kota Medan mengimbau agar mengedepankan pencegahan penularan Covid-19.

“Tetap mengutamakan aspek kesehatan dan penjagaan serta wajib mematuhi aturan protokol kesehatan dengan sangat ketat dan menjadikan pencegahan penularan Covid-19 menjadi prinsip dasar dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tersebut. Hal ini sesuai dengan Himbauan MUI Sumatera Utara pada 5 Juli 2021 tentang menyambut hari raya Idul Adha 1442 H,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, menjadi harapan besar agar selama PPKM darurat ini tidak ada perlakuan yang dapat menyakiti hati masyarakat, memberi imbauan yang menyejukkan dan penuh edukasi, bertindak persuasif dan simpatik.

“Pemerintah dan masyarakat kiranya dapat bergandeng tangan agar kota Medan segera keluar dari masalah pandemi ini. Semoga momen pelaksanaan hari raya Idul Adha ini menjadi bagian dari kekhususan dalam doa dan hajat yang ditujukan kepada Allah Swt dan wabah Covid-19 ini berakhir. Harapan besar ini menjadi semangat bersama masyarakat Kota Medan khususnya umat Islam untuk keluar dari bencana wabah Covid-19,” tuturnya. (h01)

  • Bagikan