Tahanan Polrestabes Medan Meninggal Dunia

Tahanan Polrestabes Medan Meninggal Dunia

  • Bagikan
SEL tahanan. Tahanan Satres Narkoba Polrestabes Medan meninggal dunia setelah menjalankan perawatan di RS Bhayangkara Medan. Ilustrasi
SEL tahanan. Tahanan Satres Narkoba Polrestabes Medan meninggal dunia setelah menjalankan perawatan di RS Bhayangkara Medan. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Tahanan Satres Narkoba Polrestabes Medan meninggal dunia setelah menjalankan perawatan di RS Bhayangkara Medan.

“Polisi masih menunggu hasil visum pihak RS Bhayangkara soal kematian seorang tahanan, Rudolf Simanjuntak,” kata Kasat Narkoba AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Selasa (18/8).

Dijelaskan, Polrestabes juga tidak mempermasalahkan keluarga Rudolf Simanjuntak membuat laporan ke Polda Sumut dalam perkara penganiayaan.

“Yang bersangkutan (Rudolf Simanjuntak) ditangkap, 15 Juli 2020. Kemudian ditahan pada 21 Juli 2020 dan diserahkan pada 30 Juli 2020 ke RTP.

Menurut teman satu sel, yang bersangkutan memang mengeluh asam urat dan panas tinggi.

“Lalu kita serahkan ke RS Bhayangkara,” jelasnya.

Sampai di rumah sakit yang bersangkutan meninggal dunia. “Di RTP ada CCTV boleh diperiksa jika ada penganiayaan,” jelas Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ronny Sidabutar.

Pihak keluarga, lanjut Kasat, sebelumnya sudah menyetujui dan menandatangani surat pernyataan agar tidak divisum.

“Surat pernyataan agar tak divisum dibuat di rumah sakit. Kenapa ibu kandung yang bersangkutan tidak hadir melihat anaknya. Dan surat itu ditandatangani oleh ipar mereka,” jelasnya lagi.

Begitu pun, Ronny menegaskan akan menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara esok hari apa sebenarnya penyebab Rudolf Simanjuntak meninggal dunia.

Sebelumnya, Sabatriah Sembiring ibu kandung Rudolf Simanjuntak melalui kuasa hukumnya Irsad Lubis menyatakan, ada kejanggalan atas meninggalnya anak mereka di RS Bhayangkara.

Irsad Lubis menilai ada dugaan penganiayaan yang dialami Rudolf Simanjuntak hingga mengakibatkan meninggal dunia. (m25)

  • Bagikan