Sumut 5 Terbesar Kasus Rabies Di Indonesia

Sumut 5 Terbesar Kasus Rabies Di Indonesia

  • Bagikan
SEEKOR Kucing Divaksinasi Untuk Pencegahan Rabies dalam rangka peringatan hari Rabies Sedunia di Halaman Balai Veteriner Medan Jalan Gatot Subroto Medan yang berlangsung 27-28 September 2021. Waspada/Mahbubah lubis.
SEEKOR Kucing Divaksinasi Untuk Pencegahan Rabies dalam rangka peringatan hari Rabies Sedunia di Halaman Balai Veteriner Medan Jalan Gatot Subroto Medan yang berlangsung 27-28 September 2021. Waspada/Mahbubah lubis.

MEDAN (Waspada): Kasus rabies di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih tinggi, karena sampai saat ini masih masuk peringkat ke 5 dari 34 Provinsi di Indonesia. Hal ini dikatakan Kepala Balai Veteriner Medan, drh Azfirman pada Drive Thru Vaksinasi Rabies Gratis di Halaman Kantor Balai Veterinwr Medan pada Senin (28/9)

Pada kegiatan yang juga dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang jatuh setiap tanggal 28 September itu, Azfirman juga menjelaskan bahwa sesuai data yang ada Sumut masih masuk 5 besar kasus rabies dan Provinsi lainnya adalah Sumatera Barat (Sumbar), Riau, dan Manado.

                                             

Dalam hal ini katanya dari 33 kabupaten/Kota sebanyak 23 kabupaten kota masih ada kasus rabiesnya.

“Pada Tahun 2019 ada 85 kasus positif, sedangkan negatif 99 kasus. Tahun 2020 terjadi penurunan 49 positif 46 negatif. Tahun 2021 bahkan mengalami kenaikan kasus secara signifikan yaitu terdapat 160 kasus rabies positif dan 38 kasus negatif,” tegasnya.

Peningkatan kasus rabies ini sebutnya menjadi tantangan berat bagi Sumut sehingga kedepannya pihaknya harus lebih punya komitmen untuk menangani kasus ini dengan baik.

Sehingga pada pelaksanaan Hari Rabies Sedunia ini juga menjadi moment sosialiasi kepada masyarakat dan vaksinasi rabies terhadap hewan, terutama anjing dna kucing. Selain itu juga tujuannya adalah menjadikan dunia bebas dari penyakit rabies pada tahun 2030.

“Hari ini kita lakukan secara Drive thru karena masih pandemi, kita belum bisa mengumpulkan hewan dan pemiliknya secara berkumpul. Untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi ini masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi. Vaksin yang kita siapkan untuk peringatan hari rabies sedunia ini ada 500 dosis,” ucapnya.

drh. Maria valentina Simamora, Staf Investigasi Penyakit Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut mengatakan adapun upaya pihaknya menurunkan angka kasus rabies ini yakni terus memberikan edukasi kepada pemilik hewan mulai dari kota hingga ke daerah-daerah. Ini gunanya agar masyarakat tau pentingnya vaksinasi dan dimana harus melakukan vaksinasi. “Kita terus keliling melakukan edukasi. Himbauan saya agar pemilik merantai anjingnya karena penyebaran rabies ini melalui gigitan. Sepanjang dia tidak menggigit dan tidak tergigit akan aman,” tandasnya.

Sementara itu, vaksinasi rabies ini dilakukan serantak di kota Langkat, Serdang, kota medan, dan Dairi. (cbud)

  • Bagikan