Sumur Laluan Solusi Banjir Kota Medan

  • Bagikan
TIM pelaksana Pengabdian Masyarakat Dosen Fakultas Teknik USU tahun 2021, Ir Novrial M.Eng, Ir N Vinky Rahman MT, Ir Awaluddin Thayab M.SC dan Wahyu Abdillah ST MT dan Camat Medan Area Hendra Asmilan di Sumur Laluan Jln Medan Area Selatan, Gang Madrasah, Medan, Kamis (9/12). Waspada/Yuni Naibaho
TIM pelaksana Pengabdian Masyarakat Dosen Fakultas Teknik USU tahun 2021, Ir Novrial M.Eng, Ir N Vinky Rahman MT, Ir Awaluddin Thayab M.SC dan Wahyu Abdillah ST MT dan Camat Medan Area Hendra Asmilan di Sumur Laluan Jln Medan Area Selatan, Gang Madrasah, Medan, Kamis (9/12). Waspada/Yuni Naibaho

MEDAN (Waspada): Banjir masih menjadi masalah yang dihadapi warga Kota Medan. Solusi untuk mengatasi masalah banjir ini terus diupayakan, salah satunya dengan membangun sumur laluan yang saat ini diuji coba di Jalan Medan Area Selatan, Gang Madrasah, Medan.

Sumur laluan yang dibangun di Jalan Medan Area Selatan ini menjadi salah satu program Pengabdian Masyarakat Dosen Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2021 dengan tim pelaksana Ir Novrial M.Eng, Ir N Vinky Rahman MT, Ir Awaluddin Thayab M.SC dan Wahyu Abdillah ST MT.

Kepada wartawan, Kamis (9/12), Novrial, menyebutkan sumur laluan ini berbeda dengan sumur resapan yang menjadi program solusi banjir Pemprov DKI Jakarta. Kedalaman sumur laluan ini sekitar 10-12 meter dan mencapai lapisan akuiver sehingga air tidak diresap ke dalam tanah, melainkan langsung ke aliran air di dalam lapisan akuiver.

Sumur laluan ini baru yang kedua dibangun di Kota Medan, sebelumnya untuk uji coba dibangun di Stadion Mini USU dan menjadi pilot project.

“Diharapkan dengan adanya sumur laluan ini nantinya bisa mengatasi banjir di Kota Medan. Bedanya dengan sumur resapan di Jakarta, itu hanya kedalaman 3 meter dan air meresap ke tanah, sedangkan sumur laluan ini airnya langsung ke air di akuiver. Dan pada masa kemarau, ini bisa menjadi cadangan air,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga diuji kecepatan dan kemampuan sumur laluan tersebut dalam menyerap air. Pasokan air dan mobil tangki air dimasukkan ke dalam sumur laluan dan didapati dalam 12 detik air sudah terserap dan kecepatan serapan air mencapai 2 liter/detik. 

“Sumut laluan ini bisa juga disebut dengan vertical drain. Kita harapkan Walikota Medan bisa melihat ini,” ujarnya.

Camat Medan Area Hendra Asmilan turut hadir melihat sumur resapan tersebut, ia mengakui sumur resapan ini bisa menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengatasi banjir di Kota Medan.

“Saya kira kalau pak Walikota Medan melihat ini pasti akan direspons baik, nanti akan kita coba sampaikan dan kita lihat bagaimana manfaatnya,” katanya.

Tokoh masyarakat setempat Agus Setiawan mengatakan, dengan adanya sumur laluan ini dalam sebulan terakhir, sangat berdampak positif terhadap jalan Gang Madrasah tersebut, jika terjadi banjir akibat curah hujan, air cepat surut karena langsung masuk ke sumur laluan tersebut.

“Setelah adanya sumur laluan ini, jadi tidak lama air tergenang, jadi lebih cepat kering. Biasanya jika hujan sedikit, daerah sini langsung  banjir,” tuturnya. (h01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *