Sudah 83 Persen, Guru Di Medan Diminta Jangan Takut Divaksin

Sudah 83 Persen, Guru Di Medan Diminta Jangan Takut Divaksin

  • Bagikan
VAKSIN COVID-19. Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan Kota, Syamsul Arifin Nasution mengatakan sebanyak 83 persen guru di Medan sudah menjalani vaksinasi dan meminta guru jangan takut divaksin. Ilustrasi
VAKSIN COVID-19. Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan Kota, Syamsul Arifin Nasution mengatakan sebanyak 83 persen guru di Medan sudah menjalani vaksinasi dan meminta guru jangan takut divaksin. Ilustrasi

MEDAN (Waspada)- Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan Kota, Syamsul Arifin Nasution mengatakan, sebanyak 83 persen guru di Medan sudah menjalani vaksinasi.

” Sudah 83 persen guru negeri dan swasta di Medan sudah vaksin, sampai saat ini terus berjalan,” ucapnya pada Minggu (13/6).

Katanya, memang kendala saat ini yang ditemui yakni masih banyaknya guru atau tenaga pendidik di kota Medan takut untuk divaksin. Namun sebutnya, pihaknya bersama dengan Gugus Tugas (satgas) percepatan penanganan Covid-19 Medan akan terus memberikan motivasi.

“Masih ada yang takut tapi Kami terus motivasi lah. Banyaknya guru masih takut karena percaya hoaks yang tersebar di media sosial,” ucapnya.

Vaksinasi ini sebutnya sebagai salah satu syarat dibukanya kembali sekolah-sekolah untuk belajar tatap muka, di mana direncanakan akan dilaksanakan pada Juli mendatang.

“Target kita 100 persen, namun  dapat saja 90 persen guru sudah tervaksin itu sudah sangat bagus,” katanya.

Syamsul Nasution juga mengharapkan supaya para guru tidak  takut divaksin.

“Mudah mudahan aman, jangan mudah percaya hoak itu. Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan Medan dan mereka banyak membantu kita. Untuk mempercepat vaksin guru ini ada yang kita datangi sekolah-sekolah  ada juga yang mengikuti vaksin masal di eks Bandara Polonia,” tegasnya.

Sarana Dan Prasarana

Sementara itu, sebelumnya, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE ,MM mengatakan Pemko Medan siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah, dengan melengkapi sarana dan prasarana yang mendukung digelarnya pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Kesiapan ini disampaikan Wali Kota Medan saat mengikuti rapat koordinasi persiapan pembelajaran secara tatap muka di Sekolah, di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubsu, Jumat (11/6).

“Kami sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka di Sekolah, selain itu hingga saat ini sudah ada 80% lebih tenaga pengajar yang divaksin covid-19 dan jumlah ini terus bertambah, jadi pada prinsipnya kami siap melakukan pembelajaran tatap muka,” kata Wali Kota Medan.

Tidak hanya itu saja, Wali Kota Medan juga menambahkan Pemko Medan akan semakin meningkatkan patroli protokol kesehatan tidak hanya di tempat umum tetapi juga di angkutan umum.

“Upaya ini kami lakukan agar kami dapat melindungi peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah, semua perangkat yang kami miliki hingga ke tingkat bawah akan kami kerahkan,” tandasnya. (cbud)

 

  • Bagikan