Sinergi MUISU Kanwil Kemenagsu Tingkatkan Kualitas Pendidikan

  • Bagikan

MEDAN(Waspada): Sinergi Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara(MUISU) dan Kanwil Kementerian Agama Sumut diharapkan bisa mingkatkan kualitas pendidikan khususnya di madrasah dan pesantren dapat menjadi lebih baik.

Keterlibatan MUI juga dimaksudkan dapat ikut menyeleksi dan mengoreksi kitab-kitab rujukan yang menjadi sumber belajar yang digunakan pondok pesantren/madrasah maupun pendidikan yang sederajat lainnya.

Kedua poin di atas merupakan rekomendasi dari Rapat Koordinasi Bidang/Komisi Pendidikan, Pemuda dan Kaderisasi MUI Provinsi Sumut di Hotel Grand Inna Hotel Medan, Sabtu (27/11).

Pada rekomendasi yang ditandatangani Ketua Bidang Prof. Dr. H. Hasan Bakti Nasution dan Sekretaris Assoc. Prof. Dr. H. Arifinsyah itu juga meminta kepada Kanwil Kemenagsu agar lebih meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan bahasa internasional, yakni Bahasa Arab dan Inggris sehingga dapat lebih mudah melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Kemudian meminta kepada Menteri Pendidikan untuk segera merevisi Permendikbudristek RI Nomor 30/2021, agar penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi dapat sesuai dengan syariat Islam.

Dalam rekomendasi itu juga meminta kepada umat dan ormas Islam agar tidak terprovokasi dengan isu pembubaran MUI, karena dapat memicu perpecahan sesama anak bangsa.

Juga meminta kepada aparat keamanan untuk dapat menindak tegas segala bentuk tindakan yang dapat menyebabkan konflik horizontal sesama anak bangsa.

Tidak Terpancing Isu

Sementara Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak dalam sambutannya ketika membuka rapat koordinasi itu, Jumat (26/11) menyampaikan, MUI sebagai tenda besar umat Islam sehingga seluruh umat Islam dapat masuk di dalamnya.

Maratua juga meminta kepada pengurus MUI untuk memberikan penjelasan yang baik, profesional dan bijak untuk meluruskan isu yang beredar mengenai pembubaran MUI. “Mari sampaikan dengan bijak sehingga umat tetap tenang dan tidak terpancing isu menyesatkan,’ kata Maratua.

Ketua Panitia kegiatan, Prof. Dr. Hasan Bakti Nasution menyampaikan kegiatan dilaksanakan selama dua hari diikuti 30 peserta bidang pendidikan, pemuda dan kaderisasi MUI kabupaten/kota se Sumut.

Dijelaskannya, pertemuan dan kegiatan ini selain wahana silaturahmi pengurus juga diharapkan menjadi upaya konkrit dalam mencarikan jalan keluar terkait berbagai problematika yang selalu terjadi pada program pendidikan terutama di masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun.(m22)

Waspada/ist
Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak saat membuka kegiatan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *