Waspada
Waspada » Sikapi Pilkada Medan, GNPF Sumut Tegaskan Tidak Akan Golput
Medan

Sikapi Pilkada Medan, GNPF Sumut Tegaskan Tidak Akan Golput

SEKRETARIS Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut Afrian Efendi Lubis. Sikapi Pilkada Medan, GNPF Sumut tegaskan tidak akan golput. Waspada/ist
SEKRETARIS Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut Afrian Efendi Lubis. Sikapi Pilkada Medan, GNPF Sumut tegaskan tidak akan golput. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Sekretaris Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut Afrian Efendi Lubis (foto) tegaskan tidak akan Golput di Pilkada Medan 2020 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“GNPF Ulama Sumut saat ini  tegaskan tidak akan golput dan akan terus  melakukan koordinasi dengan pusat dan konsolidasi,” katanya, di Medan, Senin (14/9).

Langkah kordinasi dimaksudkan dalam rangka memutuskan sikap di Pilkada Kota Medan yang akan datang.

“Yang pasti sama seperti di Pilpres dan di Pilgubsu,  GNPF tidak akan golput,”  tegasnya.

Sebagaimana diketahui, tambah Afrian, saat ini,  tantangan umat begitu banyak dan GNPF Ulama meyakini bahwa kekuasaan dan kepemimpinan adalah bagian dari washilah (alat) untuk membela agama.

Terlebih saat ini misalnya indikasi bangkitnya komunisme itu sangat kuat sekali. Untuk itu GNPF memandang penting sekali memperjuangkan kekuasaan dan kepemimpinan.

Perjuangan itu  dilakukan baik di tingkat pusat maupun daerah yang berpihak pada keumatan.

Kekuasaan dan “kepemimpinan itu harus bisa mengatasi problem keumatan, di antaranya indikasi bangkitnya komunisme,  pembelaan pada ulama, maraknya penistaan agama,  penggusuran masjid, tanah wakaf dan lain-lain,” ujarnya.
Jadi bagi GNPF, Pilkada itu bukan hanya soal siapa yang kita pilih Walikota dan Wakil Walikota, tapi juga soal siapa yang peduli pada umat, ulama dan agama.

Oleh karena itu, lanjut aktivis Muda Islam Sumatera Utara ini.tentu GNPF Ulama Sumut akan menentukan sikap di Pilkada Medan.

Yang pasti tidak Golput lah dan insya’ Allah sikap dukungan itu akan sejalan dengan aspirasi umat dan ulama serta berdasarkan kajian mashlahat dan mudharat.

“Mengenai waktunya nanti akan dikabari,” tutup pria yang juga dikenal orator di aksi – aksi keummatan di Medan ini. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2