Waspada
Waspada » Serahkan ke Polisi Polemik “Agama Dan Pancasila”
Medan

Serahkan ke Polisi Polemik “Agama Dan Pancasila”

KETUA Majelis zikir Ash sholah (Mazilah) Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf. Jika memang ranahnya ke wialayah hukum, serahkan saja masalah terkait agama dan Pancasila ke polisi. Waspada/Ist
KETUA Majelis zikir Ash sholah (Mazilah) Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf. Jika memang ranahnya ke wialayah hukum, serahkan saja masalah terkait agama dan Pancasila ke polisi. Waspada/Ist

Medan (Waspada): Ketua Majelis zikir Ash sholah (Mazilah) Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf meminta kepada semua pihak untuk tenang dan serahkan ke polisi polemik  “Agama dan Pancasila” yang dilontarkan Kepala BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Yudian Wahyudi.

“Jika memang ranahnya ke wilayah hukum, serahkan ke polisi polemik “Agama dan Pancasila” itu. Biarkan mereka menyelesaikan masalah ini hingga tuntas,” kata Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf kepada Waspada, Rabu (19/2).

Dia menyebutkan, aparat kepolisian memiliki tugas untuk mengusut kasus tersebut dan perlu merespon segera jika ada yang melaporkan secara resmi.

“Sudah proses saja, kita berikan kepercayaan kepada polisi jika ada pihak yang melaporkannya ke aparat berwajib,” katanya.

Nanti, lanjut Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf, kalau sudah dilaporkan namun tidak ada respon, laporkan ke dirinya.

“Laporkan ke saya, nanti saya yang tangani,” katanya.

Menurut Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf, pihaknya tidak dapat menerima pernyataan Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, yang membenturkan agama dengan Pancasila.

“Dari sisi agama, Pancasila adalah bagian darinya, dan sebaliknya. Lalu kenapa dipertentangkan?” tanyanya heran.

Dari setiap sila yang terdapat dalam Pancasila, lanjut Ust Dahrul Yusuf, merupakan cerminan bahwa para pendiri bangsa (founding fathers) Indonesia, yang mayoritas adalah beragama Islam, sangat memahami keragaman yang ada di wilayah Indonesia.

Para pendiri bangsa yang ikut mendeklrasikan Pancasila, juga termasuk Proklamator Ir Soekarno-Hatta dan elit politik di era tahun 1945..

Mereka memasukkan kaidah universal ajaran Islam ke dalam sila-sila Pancasila tersebut sebagai solusi jalan tengah (wasathan).

Untuk itu, sangat layak bila kemudian disematkan bahwa Pancasila itu juga bagian dari agama Islam, karena senapas dengan pengamalan ayat suci Al Qur’an.

Ini juga yang menjadi dasar Itu bagi Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf yang berencana untuk menuliskan buku tentang agama dan Pancasila.

Di dalamnya nanti terkandung sila-sila yang berkaitan dengan Agama. “Bukunya nanti akan saya terbitkan,” katanya.

Terkait dengan dampak statement Kepala BPIP, Yudian Wahyudi soal agama dan Pancasila, Ust Muhammad Dahrul Yusuf meminta kepada semua pihak, termasuk umat Islam agar kompak dan bersatu.

Apalagi, warga Sumut akan menghadapi Pilkada serentak dan umat Islam bulan April 2020 menyambut bulan suci Ramadhan. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2