Sepanjang Agustus, Anggota DPRD Sumut Ricky Anthony Bagikan 4.200 Paket Bahan Pangan Di Langkat

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Ricky Anthony memberikan bantuan kepada salah seorang warga di Langkat, belum lama ini. Selama Agustus, Ricky sudah mengunjungi 12 desa dan membagikan 4.200 paket bahan pangan di Langkat. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Sumut Ricky Anthony memberikan bantuan kepada salah seorang warga di Langkat, belum lama ini. Selama Agustus, Ricky sudah mengunjungi 12 desa dan membagikan 4.200 paket bahan pangan di Langkat. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada):  Politisi muda Partai NasDem, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua komisi A DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut XII (Binjai, Langkat), Ricky Anthony telah mengunjungi 12 desa di Labupaten Langkat sepanjang bulan Agustus 2021. Ini dia lakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang belum tersampaikan kepada pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat.

Tidak hanya itu, Ricky Anthony juga membagikan sedikitnya 4.200 paket bahan pangan kepada warga. Hal ini dilakukannya untuk meringankan beban rakyat yang saat ini dalam keadaan ekonomi yang sulit akibat Pandemi Covid 19.

Siaran pers yang diterima Waspada, Sabtu (21/8), di Medan, menyebutkan, selama kunjungannya, pemuda yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Partai NasDem Langkat itu, telah banyak mendengar dan menyerap keluhan rakyat baik di tingkat pedesaan maupun dusun yang salah satunya.

Ini dimaksudkan agar pemerintah segera membangun infrastruktur jalan, rumah ibadah dan sekolah yang sudah pantas untuk direnovasi.

Selain itu,  kata Wakil rakyat milenial yang saat terpilih berusia 22 tahun ini, dimasa Pandemi ini masyarakat juga meminta pemerintah agar memberikan bantuan hewan ternak agar bisa dijadikan sebagai salah satu bentuk usaha sehingga kesulitan yang dirasakan bisa berkurang.

Ricky yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Kabupaten Langkat juga mendesak pemerintah pusat dan daerah agar segera mengakhiri Pemberlakuan Pembatasan kegiatan ekonomi masyarakat (PPKM), karena hanya menimbulkan dampak ekonomi yang tidak baik.

Kesejahteraan Rakyat

Harusnya, menurut Ricky, pejabat daerah memikirkan kesejahteraan rakyat. “Jangan samakan kita yang digaji cukup untuk tiap bulannya, dengan masyarakat yang bekerja hari ini untuk makan besok. Ekonomi masyarakat akan semakin sulit dengan pembatasan ini,” ketusnya.

Ricky juga mengingatkan kepada masyarakat yang melakukan kegiatan atau aktifitas di rumah agar selalu  menggunakan masker dan membawa handsanitizer untuk perlindungan diri.

“Bagi yang rutin melakukan kegiatan di luar rumah, wajib memakai masker dan rajin mencuci tangan. Bahkan, lebih baik lagi jika setiap warga selalu membawa hand sanitizer untuk perlindungan dirinya,” saran pria berperawakan sedang itu.

Bagi toko-toko, lanjut Ricky, dianjurkan untuk menyediakan sarana pencuci tangan dan pengecek suhu tubuh. Bagi pegawai toko, diwajibkan memakai masker, agar semua bisa terjaga dan perekonomian dapat terus berjalan dengan baik.

Wakil rakyat yang selalu menerapkan prokes Covid-19 itu juga menjelaskan, jika praktik jual beli barang maupun jasa, perkantoran, tempat wisata, mall dan fasilitas umum lainnya ditutup, belum bisa dipastikan Covid-19 akan mati. Namun, jika pembatasan terus dilakukan, maka perekonomiannya dipastikan akan mati.

“Bayangkan saja, berapa keluarga yang kehilangan nafkah saat pegawai mall, tempat wisata, dan perkantoran swasta dirumahkan. Beda dengan PNS yang tetap mendapatkan gaji dan tunjangan, meskipun mereka dirumahkan,” ujar Ricky.

Pada intinya, pemuda rendah hati itu berharap, segala bentuk pembatasan ekonomi masyarakat agar tidak diperpanjang lagi. Dirinya justru mendukung penerapan tatanan kehidupan baru (New Normal). Tentunya dengan selalu menerapkan prokes Covid-19, seperti yang pernah disampaikan Presiden Jokowi.

“Mari kita dengar suara dari masyarakat kecil di bawah sana. Saya menyampaikan ini murni dari suara mereka. Baik yang ketemu langsung, menyampaikan melalui medsos, telepon, sms maupun WhatsApp. Ini bukan bersifat pribadi, ini murni keluhan masyarakat,” tegasnya.

Tak kalah pentingnya, Ricky menambahkan, dalam situasi seperti saat ini, semua elemen masyarakat haruslah lebih giat dan banyak beribadah. Agar semua kesulitan dan bencana di negeri ini bisa segera berakhir dan kembali normal seperti semula.

“Jangan malah ibadah dibatasi. Justru dalam situasi seperti ini, kita harus lebih meningkatkan ibadah kita. Tentunya dengan tetap menerapkan prokes Covid-19. Semoga, dalam waktu dekat ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyudahi segala kesulitan dan cobaan bangsa ini, Aamiin…,” tandas politisi muda itu. (cpb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *